equity world futures

Alamat Kantor Kami:

Cyber 2 Tower Lt.19, Jl.HR.Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950 Phone : +6221 29021661 (Hunting)

Alamat Kantor Kami:

Cyber 2 Tower Lt.19, Jl.HR.Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950 Phone : +6221 29021661 (Hunting)

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau ganguan sejenisnya karena trading platform kami telah terproteksi dengan baik.

Gold:

GOLD adalah salah satu Product yang ditransaksikan di PT. EQUITY WORLD FUTURES.

Real Time Quotes

Dengan real time quotes yang mengudara selama 24 jam akan memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk bisa selalu memantau harga yang sedang berjalan.

Senin, Juni 30, 2014

Saham Teknologi Naik, Bursa Saham Asia Ditutup Menguat

Saham asia
PT EquityWorld Futures Jakarta: Saham Asia menguat, dengan indeks regional menuju reli kuartalan terbesar sejak September lalu, karena saham teknologi menguat.

Saham Innolux Corp, produsen monitor Taiwan, melonjak 6,9% memimpin kenaikan di sektor teknologi informasi. China Telecom Corp, penyedia jasa layanan internet dan layanan telepon, naik 1,6% di Hong Kong setelah disetujui untuk uji coba jaringan generasi keempat(G-4) campuran. Acom Co melonjak 16% di Tokyo pada laporan bahwa pemerintah Jepang menyusun review peraturan pembiayaan konsumen untuk membiarkan pemberi pinjaman disetujui mengenakan tingkat bunga yang lebih tinggi. 

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3% ke level 145,59 pada 16:05 sore di Hong Kong, dengan tujuh dari 10 kelompok industri naik. Indeks saham menuju kenaikan 5,5% di kuartal ini dan melonjak sebanyak 2,7% pada bulan Juni untuk kenaikan di bulan kedua. 

Indeks Topix Jepang naik 0,8% karena produksi industri nasional diperluas 0,5% pada Mei dari April, ketika menyusut 2,8%, laporan menunjukkan hari ini. Perkiraan rata-rata ekonom yang disurvei Bloomberg News adalah untuk peningkatan sebesar 0,9%. Proyek-proyek produksi pemerintah akan menurun 0,7% pada bulan Juni dan meningkat 1,5% pada bulan Juli.(yds)

Sumber:Bloomberg

Updated at : Senin, Juni 30, 2014

Inflasi Juni 2014 Berkisar 0,3-0,4 Persen

 Sumber berita: vista.plasadana.com

inflasiPT Equity World Futures: Rata-rata inflasi di setiap Juni berada pada angka 0,56 persen (month-to-month), namun Bank Indonesia memperkirakan inflasi Juni 2014 akan berada pada kisaran 0,3-0,4 persen.

Menurut Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, berdasarkan data yang dihimpun bank sentral, laju inflasi di setiap pekan pada Juni ini mengalami kenaikan. "Dari data mingguan yang BI kumpulkan,  tentunya rekan-rekan di BPS (Badan Pusat Statistik) juga mengumpulkan data. Menurut estimasi BI memang data mingguannya ada kenaikan, tetapi tidak signifikan," kata Mirza di Jakarta, Jumat (27/6).

Dengan demikian, jelas Mirza, BI memperkirakan bahwa inflasi di sepanjang Juni 2014 akan berada pada kisaran 0,3-0,4 persen. Meski secara bulanan inflasi Juni 2014 akan lebih tinggi dari sebulan sebelumnya, namun menurut Mirza, laju inflasi pada bulan ini berada di bawah rata-rata pola musiman.

Kisaran inflasi tersebut, ujar Mirza, masih mengarah pada sasaran inflasi 2014 yang ditetapkan BI sebesar 4,5 persen plus minus 1 persen. "Kalau kita bisa (inflasi) di Juni ini 0,3-0,4 persen, itu berarti inflasi yang cukup baik," ucapnya.

Sebelumnya, menurut Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Doddy Zulverdi di Jakarta (25/6), berdasarkan survei pemantauan harga yang dilakukan BI menunjukkan bahwa pada Juni 2014 inflasi secara tahunan akan sebesar 6,6 persen atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang masih sebesar 7,32 persen.

Doddy menyebutkan, peran signifikan BI dalam menjaga tingkat inflasi inti juga dinilai mampu mengendalikan laju inflasi inti Mei 2014 sebesar 0,23 persen (m-t-m) atau mencapai 4,82 persen (year-on-year). "Kami perkirakan inflasi inti (y-o-y) pada  tahun ini masih akan di kisaran 4-5 persen, meski sebelumnya ada kenaikan harga bahan bakar minyak," ujarnya.

Updated at : Senin, Juni 30, 2014

Bursa Saham Hong Kong Ditutup Flat

saham hongkong
PT EquityWorld Futures: Bursa saham Hong Kong ditutup flat pada Senin ini karena investor menunggu rilis data manufaktur China akhir pekan ini yang terpantau cermat. 

Indeks acuan Hang Seng turun tipis 21,20 poin berada pada level  23,200.32 dengan nilai transaksi HK $ 53.37 milyar (US $ 6.89 milyar).

Sementara di Cina,Indeks Shanghai Composite menguat sebanyak 0,59%, atau 11,92 poin, berada di level 2,048.33 dengan nilai transaksi 80,0 miliar yuan ($ 12.9 milyar). 

Indeks Shenzhen Composite yang menelusuri saham di bursa kedua China, naik sebanyak 0,90%, atau 9,80 poin, berada pada level 1,096.78 dengan nilai transaksi 123.1 milyar yuan.(yds)

Sumber: AFP

Updated at : Senin, Juni 30, 2014

Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 Per Gram di Awal Pekan

 Sumber berita: finance.detik.com

Equity World Futures: Memulai awal pekan, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini turun Rp 2.000 per gram, setelah sempat naik selama 3 hari berturut-turut pada pekan lalu. Harga pembelian kembali (buyback) juga turun hingga Rp 2.000 per gram.

Seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia Antam, Senin (30/6/2014), harga emas Antam pecahan 1 gram tercatat Rp 550.000 per gram. Turun dibandingkan akhir pekan lalu yaitu Rp 552.000 per gram

Harga buyback emas Logam Mulia Antam turun dari Rp 492.000 per gram menjadi Rp 490.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini:



  • 500 gram Rp 255.300.000
  • 250 gram Rp 127.750.000
  • 100 gram Rp 51.150.000
  • 50 gram Rp 25.600.000
  • 25 gram Rp 12.825.000
  • 10 gram Rp 5.160.000
  • 5 gram Rp 2.605.000
  • 4 gram Rp 2.084.000
  • 3 gram Rp 1.572.000
  • 2,5 gram Rp 1.315.000
  • 2 gram Rp 1.060.000
  • 1 gram Rp 550.000

Updated at : Senin, Juni 30, 2014

IHSG dibuka menguat 2,07 poin

Sumber berita: www.merdeka.com

EquityWorld Futures: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,04 persen atau 2,07 poin ke level 4.847. Sementara indeks LQ45 juga menguat 0,18 persen atau 1,46 poin ke level 817,472.

Analis First Asia Capital, David Sutyanto mengatakan diperkirakan IHSG akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Masih tingginya tekanan dari nilai tukar juga akan mempengaruhi indeks.

"Terlebih lagi situasi politik dalam negeri yang masih panas dengan pemilu presiden juga akan membuat investor wait and see," ujarnya dalam riset hariannya, Jakarta, Senin (30/6).

Untuk Asia, indeks Strait Times dibuka turun 0,25 persen atau 8,08 poin ke level 3.262, indeks Nikkei turun 0,11 persen atau 16,11 poin ke level 15.078 dan indeks Hang Seng naik 0,31 persen atau 72,91 poin ke level 23.294.

Updated at : Senin, Juni 30, 2014

Jumat, Juni 27, 2014

Emas Naik Menuju Level Tertinggi 2-bln Meskipun Terbebani Prospek Suku Bunga

emas
EquityWorld Futures Jakarta: Emas naik ke level tertinggi dua bulan, menuju gain kuartalan untuk pertama kali sejak 2011 ditengah penilaian, investor terhadap prospek biaya pinjaman AS. Perak naik ke level tertinggi sejak Maret.

Berdasarkan harga generik Bloomberg, bullion untuk pengiriman segera menguat sebanyak 0,2 persen menjadi $ 1,319.52 per ounce, dan diperdagangkan di level $ 1,318.87 pukul 12:16 siang di Singapura. Harga naik ke $ 1,325.95 pada tanggal 24 Juni lalu, tertinggi sejak 15 April setelahFederal Reserve mengatakan akan mempertahankan suku bunga di hampir nol untuk waktu yang cukup. Dolar jatuh ke level terendah sejak 9 Mei hari ini.

Emas telah meningkat 5,5 persen bulan ini akibat kericuhan di Irak dan ketegangan di Ukraina sehingga mendorong permintaan haven. China, konsumen emas terbesar di dunia, volume untuk kontrak acuan di Shanghai Gold Exchange mencapai 23.307 kilogram pada tanggal 24 Juni, tertinggi sejak 10 Februari. Penggunaan tahun kurang lebih sama seperti tahun lalu sebesar 1,176.4 metrik ton, menurut Asosiasi Emas China.

Bullion telah maju 9,8 persen tahun ini, setelah mengakhiri rally 12 tahun pada tahun 2013 di tengah ekspektasi bahwa bank sentral AS akan memangkas skala stimulus yang telah membantu perekonomian AS pulih dari resesi terburuk sejak 1930-an. Fed Bank of St Louis, James Bullard mengatakan kemarin bahwa perekonomian masih cukup kuat untuk menahan kenaikan biaya pinjaman pada kuartal pertama.  (vck)
Sumber: Bloomberg

Updated at : Jumat, Juni 27, 2014

Dibuka melemah, IHSG sulit lanjutkan penguatan

Sumber berita: www.merdeka.com

Indeks Harga Saham Gabungan
PT Equity World Futures: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,19 persen atau 9,48 poin ke level 4.862. Sementara indeks LQ45 juga melemah 0,32 persen atau 2,61 poin ke level 820,224.

Analis First Asia Capital, David Sutyanto mengatakan IHSG diprediksi akan bergerak mixed pada rentang support 48.35 dan resisten 4.900. Trend IHSG masih sideways belum menunjukkan perubahan.

"Resisten di kisaran 4900 akan menjadi penghalang untuk penguatan lanjutan," ujarnya dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (27/6).

Untuk Asia, indeks Strait Times dibuka turun 0,23 persen atau 7,49 poin ke level 3.271, indeks Nikkei turun 0,25 persen atau 37,77 poin ke level 15.270 dan indeks Hang Seng naik 0,05 persen atau 11,91 poin ke level 23.209.

Sementara itu di pasar global, indeks Dow Jones turun 0,13 persen atau 21,37 poin ke level 16.846 dan indeks S&P 500 turun 0,12 persen atau 2,31 poin ke level 1.957.

Updated at : Jumat, Juni 27, 2014

Defisit Ganda Ancam Posisi Rupiah

Sumber berita: www.tempo.co

Bank Indonesia
PT EquityWorld Futures: Kepala Ekonom PT Bank International Indonesia Tbk. Juniman, mengatakan pelaku pasar mulai meninggalkan aset-aset rupiah dan berburu dolar AS. "Investor takut memegang rupiah yang semakin rawan oleh ancaman double deficit, yakni defisit transaksi berjalan dan defisit anggaran," ujarnya ketika dihubungi Tempo, Kamis, 26 Juni 2014.

Melonjaknya harga minyak mentah jenis Brent di kisaran US$ 116 per barel membuat biaya impor minyak semakin membengkak. Berdasarkan penghitungan para ekonom, setiap kenaikan harga minyak sebanyak US$ 1 dolar per barel, negara berpotensi menambah subsidi senilai Rp 700 miliar. 

Menurut Juniman, kondisi ini kemudian memicu spekulasi defisit perdagangan akan semakin melebar dan selanjutnya meningkatkan defisit transaksi berjalan. Hingga kuartal pertama, defisit neraca berjalan telah mencapai US$ 4,2 miliar atau 2,06 persen dari GDP. "Saya khawatir di defisit transaksi berjalan kuartal kedua bisa mencapai 2,3 persen dari GDP."

Imbas lonjakan harga minyak terhadap pelemahan mata uang juga dialami oleh negara net importer lainnya seperti India, Korea, Malaysia, dan Thailand. Mereka sedang menghadapi ancaman defisit perdagangan. 

Kebanyakan negara di atas produk minyaknya tidak disubsidi. Sementara Indonesia minyaknya masih disubsidi. Ini akan menimbulkan konsekuensi yang kedua, yaitu melebarnya defisit anggaran (budget deficit). "Defisit anggaran kita telah mencapai 2,3 persen GPD, atau tertinggi dalam 10 tahun terakhir," tuturnya.

Karena itu, rilis data-data ekonomi kuartal kedua akan menjadi penentu nasib rupiah. Dalam jangka pendek, rupiah bisa menembus level Rp 12.280 per dolar AS. Namun, seiring meredanya tekanan di awal bulan dan ekspektasi surplus neraca perdagangan, rupiah bakal kembali di bawah 12.000.

Analis pasar uang PT Bank Mandiri, Reny Eka Putri memperkirakan rupiah masih berpeluang melemah seiring semakin tingginya permintaan dolar di akhir bulan. »Rupiah masih cenderung melemah hingga akhir bulan,” kata dia.

Sesuai siklus, kata dia, permintaan dolar memang akan cenderung lebih besar pada hari-hari terakhir di penghujung bulan. Selain dibebani pembayaran dividen, kewajiban jangka pendek korporasi yang jatuh tempo pada akhir bulan, mendorong perusahan selalu meningkatkan pembelian dolar menjelang waktu tersebut.

Updated at : Jumat, Juni 27, 2014

Dolar AS Nyaris Sentuh Rp 12.100, Impor Bakal Melambat

 Sumber berita: finance.detik.com

Equity World Futures: Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini masih berlanjut. Dolar AS sampai hampir menyentuh Rp 12.100

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) Mirza Adityaswara menilai dengan pelemahan ini seharusnya dapat menahan laju impor. Karena harga barang yang diimpor juga otomatis akan naik.

"Kalau ada pelemahan rupiah dampak yang paling kelihatan adalah impor akan melemah," ungkap Mirza di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Menurutnya akan menguntungkan bila importasi yang tertahan adalah kelompok barang non produktif. Seperti barang konsumsi, meliputi telepon seluler (ponsel), ataupun makanan olahan.

"Kalau yang melemah itu adalah impor-impor untuk barang yang memang tidak produktif dan konsumtif kan baik," sebutnya.

Di samping itu, neraca perdagangan juga akan terbantu untuk surplus. Sebab akan mendorong ekspor lebih baik dari sebelumnya. Meskipun masih ada ancaman tekanan dari impor minyak.

"Kan kita tahu yang membuat neraca perdagangan sulit suplus adalah neraca minyak," kata Mirza.

Akan tetapi, Mirza memastikan pelemahan rupiah bukan skenario dari BI. Kondisi rupiah yang melemah memang faktor dari aksi pasar yang mendapat sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.

"Nggak. Memang market-nya kan," ujarnya.

BI tetap akan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Mirza menyatakan pihaknya selalu ada di pasar untuk melakukan intervensi bila diperlukan.

"BI ini kan fungsinya menjaga stabilitas saja. pasar keuangan moneter, dan kalau misalnya ada kondisi yang tinggi, kami ada di pasar untuk supaya pelemahan tidak terlalu tinggi," papar Mirza.
 

Updated at : Jumat, Juni 27, 2014

Bursa Saham Tokyo Ditutup Turun 1.39 %

saham tokyoEquityWorld Futures: Bursa saham Tokyo ditutup turun 1,39% pada Jumat hari ini, terbebani oleh data ekonomi AS dan penguatan yen meredam saham eksportir. 

Indeks Nikkei 225 berakhir pada level 15,095.00, turun 213.49 poin atau 1,39%, penurunan tajam tajam dalam enam pekan terakhir. 

Indeks Topix turun 0,81%, atau 10,28 poin, berada di level 1,253.15.

Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,13% menjadi 16,846.13 pada hari Kamis menyusul data pengeluaran AS yang mengecewakan. 

Dolar jatuh ke level ¥ 101,40 pada perdagangan sore di Tokyo dari sebelumnya berada pada level 101,70 ¥ di New York Kamis sore. 

Saham eksportir, yang rentan terhadap penguatan yen membalikan keuntungan, dengan Saham Sony jatuh 1,40% menjadi ¥ 1.679 dan Canon turun 1,88% berada di level ¥ 3.277.

Mitsubishi Motors ditutup turun 0,35% pada posisi 1.121 setelah melaporkan kenaikan awal pada laporan di harian ekonomi Nikkei dan melaporkan bahwa pihaknya akan mulai memasok Mobil Fiat Chrysler dengan sedan untuk dijual di pasar Asia akhir tahun ini. 

Data menunjukkan inflasi konsumen melonjak 3,4% dari tahun-ke-tahun di bulan Mei terutama disebabkan oleh kenaikan pajak penjualan di April, sementara tingkat pengangguran turun ke level terendah 17 tahun dari 3,5% pada Mei.(yds)

Sumber: AFP

Updated at : Jumat, Juni 27, 2014

Kamis, Juni 26, 2014

Saham Jepang Ditutup Menguat Ditengah Pemulihan Ekonomi AS

saham jepang
PT EquityWorld Futures Jakarta: Saham Jepang ditutup menguat, dengan indeks Topix memangkas penurunan kemarin, pasca saham AS menguat di tengah spekulasi pemulihan ekonomi AS dari kontraksi kuartal pertama. 

Saham Rakuten Inc naik 2.9% menyusul laporan ritel online yang sedang membicarakan mengenai investasi pada sebuah maskapai penerbangan murah AirAsia Bhd Jepang dengan Yahoo Japan Corp, naik 0.9% setelah mengatakan akan mengakuisisi operasi kredit dan keuangan KC Card Co. Saham Dainippon Screen Manufacturing Co memimpin pelemahan pada Nikkei 225 Stock Average setelah Bank of America Corp Unit Merrill Lynch memulai cakupan dengan rating saham underperform.

Indeks Topix naik sebesar 0,2% berada pada level 1,263.43 pada sesi penutupan perdagangan di Tokyo. Setelah kemarin indeks saham melemah sebanyak 0,6%, sementara indeks Standard & Poor 500 naik 0,5%. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,3% hari ini di level 15,308.49, setelah kontrak berjangka ditutup pada level 15.360 di Chicago kemarin.(yds)

Sumber: Bloomberg

Updated at : Kamis, Juni 26, 2014

Emas Terus Mengalir Ke Timur Seiring Meningkatnya Pendapatan

emas
PT Equity World Futures: Aliran emas global dari barat ke timur yang telah membantu China menjadikannya sebagai pengguna terbesar di dunia mungkin akan berlangsung selama dua dekade seiring meningkatnya pendapatan akan memacu permintaan, menurut Asosiasi Emas China. 

Konsumsi China, yang naik ke rekor 1,176.4 metrik ton pada 2013, diharapkan akan "kurang lebih sama" tahun ini, Zhang Bingnan, wakil ketua dan sekretaris jenderal di asosiasi tersebut mengatakan dalam sebuah wawancara di Singapura. China menyumbang sekitar 28 persen dari penggunaan global tahun lalu, menurut World Gold Council yang berbasis di London. 

Pembelian di China terakselerasi tahun lalu pasca penurunan harga sebesar 28 persen, menggantikan India sebagai pembeli emas terbesar sementara konsumsi dari Eropa menyusut. WGC mengatakan pada bulan April lalu bahwapermintaan di China akan naik sekitar 25 persen dalam empat tahun ke depan seiring makin sejahteranya populasi di Negara itu. (vck)

Sumber: Bloomberg

Updated at : Kamis, Juni 26, 2014

Rupiah Tersentak Harga Minyak

 Sumber berita: www.plasadana.com

uang rupiah
PT EquityWorld Futures: Setelah sempat menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kembali terkoreksi. Investor kini khawatir dengan prospek ekonomi Indonesia, setelah harga minyak melambung dan kurs rupiah semakin merosot.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 25 Juni 2014, IHSG turun 0,48 persen menjadi 4.838,98. Nilai transaksi turun dari Rp6,044 triliun menjadi Rp6,027 triliun. Investor asing membukukan net sell senilai Rp164,9 miliar. Saham BRI, Astra Agro, dan MNC menjadi penggerak indeks.

Turunnya IHSG terjadi bersamaan dengan tekanan terhadap bursa saham beberapa negara di Asia. Kondisi ini turut dipicu oleh kenaikan harga minyak akibat gejolak politik di Irak. Harga minyak yang mencapai US$114,2 per barel menimbulkan kekhawatiran akan membengkaknya inflasi. Investor pun terpancing untuk menjual saham dan memborong dolar.

Di pasar uang, rupiah akhirnya menembus level psikologis Rp12.090 per dolar atau turun 0,84 persen. Membaiknya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat membuat kurs negara berkembang, termasuk rupiah, mengalami depresiasi. Pertarungan politik antara dua calon presiden yang memanas juga menyebabkan rupiah terpuruk.

Pada perdagangan hari ini, Kamis, 26 Juni 2014, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp11.950-Rp12.100 per dolar. Sedangkan IHSG berada di interval 4.800-4.900.

Updated at : Kamis, Juni 26, 2014

Emas Antam Naik Rp 1.000 Jadi Rp 551.000 per Gram

Sumbe berita: www.tribunnews.com

emas antam
Equity World Futures: Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada hari ini, Kamis (26/6/2014) kembali naik Rp 1.000 jadi Rp 551 ribu per gram.

Tercatat pada hari sebelumnya, Rabu (25/6/2014), emas Antam di posisi Rp 550 ribu. Sementara itu, pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam bergerak stagnan masih di posisi Rp 490 ribu per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dengan mengutip situs logammulia.com:
1 gram : Rp 551 ribu per gram
3 gram : Rp 1.575.000 per gram
5 gram : Rp 2.610.000 per gram
25 gram : Rp 12.850.000 per gram
50 gram : Rp 25.650.000 per gram
100 gram : Rp 51.250.000 per gram
500 gram : Rp 255.800.000 per gram

Updated at : Kamis, Juni 26, 2014

Menguat Bersama Bursa Asia, IHSG Tumbuh 12 Poin

Sumber berita: finance.detik.com

Indeks Harga Saham Gabungan
EquityWorld Futures: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbuh 12 poin bersamaan dengan penguatan bursa-bursa Asia. Melambatnya ekonomi AS membuat pelaku pasar fokus ke pasar regional.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 8,000 poin (0,17%) ke level 4.846,982 mengekor penguatan bursa global semalam. Investor domestik masih terus berburu saham.

Indeks mendapat dorongan aksi beli di saham-saham bank kelas berat. Indeks sempat melesat ke titik tertingginya hari ini di 4.860,971.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (26/6/2014), IHSG bertambah 12,866 poin (0,27%) ke level 4.851,848. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 2,823 poin (0,35%) ke level 818,164.

Indeks sektor finansial langsung melesat paling tinggi di antara indeks sektoral lainnya. Sektor yang terkena aksi ambil untung siang ini di antaranya agrikultur, konsumer, dan aneka industri.

Perdagangan siang hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 90.512 kali dengan volume 2,047 miliar lembar saham senilai Rp 2,295 triliun. Sebanyak 152 saham naik, 85 turun, dan 63 saham stagnan.

Bursa regional kompak menguat hingga siang hari ini. Penguatan tertinggi dialami pasar saham Hong Kong. Dolar AS juga tekuk lutut di hadapan mata uang kawasan.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 30,47 poin (0,20%) ke level 15.297,08.
  • Indeks Hang Seng melonjak 212,57 poin (0,93%) ke level 23.079,27.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 10,64 poin (0,53%) ke level 2.036,14.
  • Indeks Straits Times tumbuh 13,89 poin (0,43%) ke level 3.275,43.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah BCA (BBCA) naik Rp 200 ke Rp 10.900, Selamat Sempurna (SMSM) naik Rp 160 ke Rp 4.505, Sekar Bumi (SKBM) naik Rp 150 ke Rp 1.500, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 100 ke Rp 23.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 27.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 225 ke Rp 28.775, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 225 ke Rp 51.775, dan Matahari (LPPF) turun Rp 125 ke Rp 13.575.

Updated at : Kamis, Juni 26, 2014

Rabu, Juni 25, 2014

Seusai Stagnan, Hari Ini Emas Antam Hanya Naik Rp1.000

Sumber berita: www.tribunnews.com

emas
PT EquityWorld Futures Jakarta: Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Rabu (25/6/2014) naik Rp1.000 jadi Rp550 ribu per gram.

Tercatat pada hari sebelumnya (24/6/2014), emas Antam di posisi Rp549 ribu. Sementara itu, pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam menjadi Rp490 ribu atau naik Rp2.000 dari hari sebelumnya Rp488 ribu per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dengan mengutip situs logammulia.com:
1 gram : Rp550 ribu per gram
3 gram : Rp1.572.000 per gram
5 gram : Rp2.605.000 per gram
25 gram : Rp12.825.000 per gram
50 gram : Rp25.600.000 per gram
100 gram : Rp51.150.000 per gram
500 gram : Rp255.300.000 per gram

Updated at : Rabu, Juni 25, 2014

Perusahaan Asuransi Pimpin Penurunan, Bursa Saham Jepang Ditutup Melemah

saham
PT Equity World Futures: Saham Jepang ditutup turun, dengan indeks Topix menuju penurunan kedua di pekanini, siring perusahaan asuransi memimpin penurunan dan investor mempertimbangkan strategi baru pertumbuhan negara. 

saham asuransi turun 1,5% menuju penurunan tertajam karena semua 33 kelompok industri Topix merosot. Saham OAT Agrio Co merosot 6,6% pada debut pasar produsen pupuk. Saham Pioneer Corp turun tajam di Nikkei 225 Stock Average setelah pelonjakan kemarin. Euglena Co jatuh 12%, setelah naik 42% sampai kemarin sejak 16 Juni lalu, setelah mengumumkan rincian tie-up dengan Isuzu Motors Ltd.

Topix turun 0,6 persen menjadi 1,260.83 pada sesi penutupan di Tokyo dengan sekitar tiga saham jatuh untuk setiap satu yang naik. The Nikkei 225 Stock Average merosot 0,7 persen menjadi 15,266.61. Yen naik 0,1 persen untuk perdagangan di 101,91 per dolar. Indeks The Standard & Poor `s 500 kehilangan 0,6 persen kemarin. 

Indeks Topix naik 9,6% dari level terendah pada 21 Mei lalu, sedangkan Indeks MSCI World naik 3% pada periode tersebut. Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan deflasi telah berakhir dan akan digagalkan oleh kebijakan pemerintah baru yang dirancang untuk mendorong ekspansi bisnis. Dibicarakan olehnya dalam sebuah wawancara di Tokyo kemarin sebelum kabinetnya menyetujui paket strategi.(yds)
Sumber: Bloomberg

Updated at : Rabu, Juni 25, 2014

Aksi Tunggu Investor Bikin IHSG Bergerak Datar

 Sumber berita: finance.detik.com


IHSGPT EquityWorld Futures: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak lesu. Sejak pembukaan perdagangan pagi tadi pergerakannya masih dalam rentang yang tipis.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 2,356 poin (0,05%) ke level 4.859,884. Indeks bergerak datar atas aksi tunggu yang dilakukan investor. Pasar saham global dan regional memberi sentimen negatif.

Pada awal-awal perdagangan, indeks sempat menanjak sampai ke posisi tertingginya di 4.875,024. Namun aksi jual investor asing muncul menghantam indeks jatuh ke zona merah.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (25/6/2014), IHSG terpangkas 11,691 poin (0,24%) ke level 4.850,549. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 2,085 poin (0,25%) ke level 817,877.

Indeks bergerak dalam rentang yang tipis, investor memilih lakukan aksi tunggu sampai ada sentimen yang bisa jadi katalis. Perburuan saham hanya terjadi di sektor agrikultur dan finansial.

Perdagangan siang hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 89.267 kali dengan volume 1,915 miliar lembar saham senilai Rp 2,021 triliun. Sebanyak 79 saham naik, 167 turun, dan 77 saham stagnan.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 93,54 poin (0,61%) ke level 15.282,70.
  • Indeks Hang Seng naik 24,47 poin (0,11%) ke level 22.905,11.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 10,28 poin (0,51%) ke level 2.023,65.
  • Indeks Straits Times bertambah 5,65 poin (0,17%) ke level 3.267,68.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Multi Bintang (MLBI) naik Rp 29.000 ke Rp 1,08 juta, Lion Metal (LION) naik Rp 1.000 ke Rp 12.500, Astra Agro (AALI) naik Rp 275 ke Rp 28.675, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 220 ke Rp 4.980.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.000 ke Rp 52.500, Mandom (TCID) turun Rp 900 ke Rp 15.300, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 600 ke Rp 67.000, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 325 ke Rp 6.975.

Updated at : Rabu, Juni 25, 2014

Saham China Ditutup Turun Jelang Data Saham Baru; Harga Minyak Melonjak

saham china
Equity World Futures: Bursa saham China ditutup turun, dipimpin oleh perusahaan material dan teknologi, di tengah kekhawatiran daftar saham baru dalam empat bulan yang akan mengalihkan dana serta lonjakan harga minyak dapat memperlambat perekonomian.

Saham Tongling Nonferrous Metals Group Co, produsen tembaga terbesar kedua di China, jatuh sebanyak 4,4%. Saham DHS Software Co turun tajam dua pekan terakhir.  SAIC Motor Corp, produsen mobil No.1, turun sebesar 1,7%. China Vanke Co, perusahaan property terbesar di negara tersebut, melonjak sebanyak 10% dalam debutnya di Hong Kong.

Indeks Shanghai Composite melemah 0,4% berada pada level 2,025.50 pada sesi penutupan. Spekulasi bahwa investor Cina akan menarik uang dari pasar saham untuk berinvestasi dalam penawaran baru telah meningkat setelah pemerintah menekan perusahaan untuk penawaran harga di bawah rata-rata valuasi.

Sumber: Bloomberg

Updated at : Rabu, Juni 25, 2014

Dolar AS Perkasa, Rupiah Akhirnya Jatuh ke Rp 12.000

Sumber berita: www.tempo.co

rupiah melemahEquityWorld Futures: Nilai tukar rupiah akhirnya menembus level 12.000 per dolar AS.  Pelemahan rupiah ini dipicu rilisan data-data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan perbaikan yang signifikan. Indeks kepercayaan konsumen bulan Mei melonjak ke level 85,2 dan laporan penjualan rumah baru mencapai 504 ribu unit. Laporan tersebut membangun ekspektasi bahwa kinerja pemulihan perekonomian AS memang berjalan dengan baik.

Tak ayal, di pasar mata uang, dolar AS menguat tajam terhadap  mayoritas mata uang regional. Hingga pukul 12.00 WIB, rupiah anjlok 100,7 poin (0,84 persen) ke level 12.090, ringgit melemah 0,45 persen ke 3,228 per dolar AS, sementara won terdepresiasi 0,27 persen pada level 1.021,05 per dolar AS.
Ekonom BNI Securities, Heru Irvansyah, mengatakan publikasi data perekonomian AS yang semakin membaik akan berdampak positif terhadap penguatan dolar AS. Secara teoretis, bila kinerja perekonomian sebuah negara bertumbuh, nilai mata uang negara tersebut akan lebih menguat terhadap mata uang negara lain. 

»Bila data AS terus membaik, dolar AS juga akan cenderung menguat terhadap mata uang global,” katanya. 
Apalagi, menurut Heru, bila harga minyak dunia terus naik hingga mencapai level US$ 114,2 per barel, dolar AS biasanya terus menguat. Kebutuhan dolar AS yang tinggi untuk melakukan impor menyebabkan mata uang itu selalu menguat terhadap mata uang negara-negara pengimpor minyak. »Tren pelemahan rupiah juga disebabkan mahalnya biaya impor minyak,” ujarnya. 

Heru menjelaskan, meningkatnya permintaan dolar AS pada bulan Juni memang menjadi faktor utama pelemahan rupiah. Selain disebabkan oleh kenaikan harga minyak dunia, tingginya permintaan dolar AS dipicu oleh kewajiban jangka pendek korporasi dan jadwal pembayaran dividen.

Updated at : Rabu, Juni 25, 2014

Selasa, Juni 24, 2014

Bank Dunia: Waspada, Jebakan Kelas Menengah

Sumber berita: www.plasadana.com

PT Equity World Futures Jakarta: Selama ini, pemerintah Indonesia membanggakan diri dengan pertumbuhan kelas menengah yang cukup tinggi. Tapi ternyata, pertumbuhan kelas menengah bisa menjadi bumerang jika tidak terkendali.

Dalam paparan  berjudul "Indonesia: Avoiding The Trap, Development Policy Review 2014”, Bank DUnia menyatakan Indonesia rawan masuk dalam jebakan kelas menengah. Lembaga itu mengingatkan Indonesia akan stagnan jika pertumbuhan ekonomi nasional hanya 5-6 persen setahun. Tapi jika pertumbuhan bisa digenjot hingga 9 persen, maka pada 2030 Indonesia akan maju.

Jebakan kelas menengah adalah fenomena saat satu negara mencatatkan pendapatan per kapita US$ 5.170, namun tidak mampu naik kelas menjadi negara maju. Untuk diketahui, Indonesia sudah masuk kategori negara berpendapatan menengah sejak dekade 1990-an.
Namun hingga kini kelasnya belum naik dan cenderung mengalami stagnasi cukup lama.

Menurut Bank Dunia, ekonomi Indonesia tumbuh karena konsumsi masyarakat yang tinggi dan mengandalkan ekspor beragam komoditas. Namun karena pola pertumbuhan ini tidak mengalami perubahan, Indonesia berada dalam posisi rawan karena harga komoditas dunia saat ini fluktuatif. Tingginya konsumsi pun mendongkrak impor yang membahayakan neraca perdagangan.

Di sisi lain, kata Bank Dunia, selama 10 tahun terakhir belanja pemerintah dan korporasi di sektor infrastruktur masih di bawah 4 persen PDB. Rendahnya investasi menggerus angka pertumbuhan ekonomi sebanyak 1 persen setahun. Ini yang menyebabkan ekonomi Indonesia berada di posisi rawan.

Lagi-lagi persoalan klasik. Jika impor tak terkendali dan infrastruktur tak berkembang, ekonomi Indonesia akan semakin terbelakang.

Updated at : Selasa, Juni 24, 2014

Indeks Saham Berjangka Eropa Flat Jelang Data Kepercayaan Konsumen

saham eropa
PT Equity World Futures: Indeks saham berjangka Eropa flat, setelah penurunan kemarin pada Indeks Stoxx Europe 600, karena investor menunggu rilis data terkait sentimen bisnis Jerman dan kepercayaan konsumen AS. Indeks berjangka AS juga flat, sementara saham Asiacata penguatan.

Kontrak berjangka pada Indeks Euro Stoxx 50 berakhir pada bulan September naik sebanyak 0,1% ke level 3.284 pada 07:14 di London. Kontrak pada Indeks FTSE 100 naik 0,1%. Standard & Poor 500 berjangka tergelincir kurang dari 0,1%, sedangkan Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,2%.

Sebuah laporan pukul 10 pagi waktu Munich mungkin menunjukkan bahwa Indeks institute business climate dari lembaga Ifo, berdasarkan survei terhadap 7.000 eksekutif, turun ke level 110.3 di bulan Juni dari 110,4 pada bulan Mei, menurut estimasi rata-rata ekonom dalam survei Bloomberg. Data pukul 10 pagi waktu New York mungkin menunjukkan indeks kepercayaan konsumen Conference Board meningkat menjadi 83,5 bulan ini dari 83 bulan lalu, menurut survei lain.(yds)

Sumber: Bloomberg

Updated at : Selasa, Juni 24, 2014

Saham China Ditutup Menguat Tajam Dalam Sepekan Terakhir


PT EquityWorld Futures: Saham China ditutup naik, mengirim indeks acuan untuk kenaikan tertajam dalam sepekan terakhir, seperti diketahui bahwa optimisme ekonomi dibayangi kekhawatiran atas penjualan saham baru yang akan mengalihkan dana dari saham yang ada. 

Perusahaan minuman keras Kweichow Moutai Co melonjak tajam dalam hampir tiga bulan terakhir seiring produsen konsumen bahan pokok reli di antara kelompok industri. Sichuan Swellfun Co melonjak 10%. BYD Co, produsen mobil yang sebagian dimiliki oleh Warren Buffett Berkshire Hathaway Inc, naik 4,3% di Hong Kong.

Indeks Shanghai Composite naik sebanyak 0,55 ke level 2,033.93 pada sesi penutupan perdagangan. Sebuah laporan awal dari HSBC Holdings Plc dan Markit Economics kemarin menunjukkan ekspansi yang tak terduga di bidang manufaktur. 

Indeks Hang Seng China Enterprises rebound sebesar 0,6% pada 15:07 sore, setelah merosot 1,9% kemarin. Indeks CSI 300 naik 0,5% pada sesi penutupan. Kemarin Indeks Bloomberg China-US Equity turun sebanyak 0,9%. Volume perdagangan di indeks Shanghai adalah 7% di bawah rata-rata 30-hari, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg.(yds)

Sumber: Bloomberg

Updated at : Selasa, Juni 24, 2014

Harga Emas Antam Masih Tak Bergerak

 Sumber berita: finance.detik.com

emas antamEquity World Futures: Sama seperti kemarin, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini pun tidak bergerak. Harga pembelian kembali (buyback) juga ikut stagnan.

Seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia Antam, Selasa (24/6/2014), harga emas Antam tercatat Rp 549.000 per gram. Tidak berubah dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam juga tetap sebesar Rp 488.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini:

  • 500 gram Rp 254.800.000
  • 250 gram Rp 127.500.000
  • 100 gram Rp 51.050.000
  • 50 gram Rp 25.550.000
  • 25 gram Rp 12.800.000
  • 10 gram Rp 5.150.000
  • 5 gram Rp 2.600.000
  • 4 gram Rp 2.080.000
  • 3 gram Rp 1.569.000
  • 2,5 gram Rp 1.312.500
  • 2 gram Rp 1.058.000
  • 1 gram Rp 549.000

Updated at : Selasa, Juni 24, 2014

Rupiah melemah jadi Rp11.994 per dolar

Sumber berita: www.antaranews.com

rupiah melemah
EquityWorld Futures: Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah, turun dua poin menjadi Rp11.994 per dolar AS dari posisi terakhir kemarin.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan nilai rupiah memperpanjang penurunan karena pelaku pasar uang masih mengkhawatirkan adanya gangguan pada neraca perdagangan akibat lonjakan harga minyak mentah dunia. Saat ini harga minyak mentah dunia berada di level 105,62 dolar AS per barel.

"Risiko harga minyak mentah dunia yang cenderung tinggi dapat mendorong yield surat utang negara tenor 10 tahun meningkat," katanya.

Ia menambahkan meski data Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Tiongkok menunjukan ekspansi, namun data PMI Manufaktur negara-negara di kawasan Eropa cenderung negatif, dan kondisi itu ikut mempengaruhi pelemahan rupiah.

Di sisi lain, lanjut dia, utang luar negeri perusahaan swasta yang jatuh tempo pada akhir semester satu tahun ini mendorong permintaan dolar AS meningkat sehingga membebani kinerja rupiah.

Kendati demikian, ia mengatakan, tekanan rupiah masih cukup terjaga karena ada perkiraan Bank Indonesia akan melakukan intervensi untuk menjaga nilai mata uang domestik tetap stabil sehingga tidak mengganggu perekonomian dalam negeri.

"Diperkirakan nilai tukar rupiah masih berpotensi melanjutkan pelemahannya namun terbatas," katanya.

Updated at : Selasa, Juni 24, 2014

Senin, Juni 23, 2014

BI Riau Musnahkan Rp380 Miliar Uang Rusak

Sumber berita: www.antarasumbar.com

Bank Indonesia
EquityWorld Futures Jakarta: Bank Indonesia memusnahkan Rp380,77 miliar uang kartal rusak yang sudah tidak layak edar selama triwulan I-2014 di provinsi Riau.

"Uang tidak layak edar yang dimusnahkan tercatat sebear Rp380,77 miliar atau meningkat sebesar 43,19 persen dibandingkan dengan triwulan sebelumnya," kata Kepala Perwakilan BI Riau, Mahdi Muhamad, di Pekanbaru, Senin.

Ia menjelaskan BI memang secara berkala melakukan kegiatan pemusnahan uang tidak layak edar. Menurut dia, pemusnahan itu sejalan dengan upaya pemenuhan jumlah nominal uang kartal menurut jenis pecahan dan dalam kondisi baik atau layak edar.

Uang rusak yang telah dimusnahkan itu diterima BI dari setoran bank maupun penukaran uang dari masyarakat.

"Untuk selanjutnya, BI mengganti uang itu dengan yang layak edar," katanya.

Ia mengatakan rasion uang tidak layak edar terhadap uang yang masuk ke BI (inflow) para triwulan I-2014 tercatat sebesar 20,20 persen. Jumlah itu lebih rendah ketimbang triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 35,72 persen.

Ia menambahkan, para triwulan I-2014 BI juga menerima laporan uang Rupiah tidak asli. Jumlah volume uang Rupiah tidak asli sebanyak 125 lembar. Uang palsu tersebut terdiri dari pecahan Rp100.000 sebanyak 46 lembar, pecahan Rp50.000 ada 76 lembar dan Rp20.00 sebanyak tiga lembar.

"Penemuan uang Rupiah tidak asli tersebut berdasarkan permintaan klarifikasi dari perbankan dan masyarakat serta setoran bank-bank ke Kantor Perwakilan BI Riau," katanya.

Ia mengatakan, BI Riau secara rutin melakukan sosialisasi mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah kepada masyarakat, termasuk kepada kalangan perbankan. Upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesaradaran (awareness) masyarakat dalam mengidentifikasi keaslian uang Rupiah.

Prinsip sederhana dalam mengidentifikasi uang asli disebut dengan "3D" (Dilihat, Diraba dan Diterawang).
"Dengan adanya sosialisasi ciri keaslian uang Rupiah, masyarakat diharapkan terhindar dari penyebaran uang Rupiah tidak asli," ujarnya.

Updated at : Senin, Juni 23, 2014

Saham Eropa Turun Pasca Gain Mingguan; Asos Turun, DIA Menguat

saham eropa
PT EquityWorld Futures: Saham Eropa jatuh, setelah membukukan kenaikan mingguan kesembilan dalam sepuluh pekan, karena investor menunggu rilis laporan data manufaktur di zona euro dan Amerika. Indeks berjangka AS dan saham Asia flat.

Saham Asos Plc merosot 2,5% setelah diskors situs menyusul kebakaran di gudang utamanya. Distribuidora Internacional de Alimentacion SA naik sebanyak 4,5% setelah toko diskon Spanyol mengatakan akan menjual bisnis Perancisnya pada pihak Carrefour SA.

Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,5% ke level 346,47 pada 08:22 pagi di London. Indeks acuan naik 0,3% pekan lalu karena Federal Reserve berjanji untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah untuk waktu yang lama dan ditutup 0,5% dari level tertinggi enam tahun. Indeks berjangka Standard & Poor 500 dan Indeks MSCI Asia Pacific naik kurang dari 0,1% setiap hari.

Semenatar di Amerika, laporan dari National Association of Realtors pukul 10 pagi waktu New York mungkin menunjukkan bahwa pembelian rumah AS yang sebelumnya naik ke level 4.740.000 pada bulan Mei, menurut ekonom dalam survei Bloomberg News. Naik ke level 4,65 juta di bulan sebelumnya.

Sumber: Bloomberg

Updated at : Senin, Juni 23, 2014

IHSG Stagnan di Tengah Perdagangan yang Sepi

Sumber berita: finance.detik.com

IHSG
PT EquityWorld Futures: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir stagnan di tengah perdagangan yang sepi. Pelaku pasar memilih aksi tunggu menjelang pilpres yang hanya tinggal menghitung hari.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di posisi Rp 11.975 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 11.970 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik 10,222 poin (0,21%) ke level 4.857,923. Indeks membuka perdagangan awal pekan di zona hijau. Sentimen positif dari bursa global dan regional mendorong IHSG naik.

Indeks terus menanjak perlahan sejak pembukaan perdagangan. Beberapa saham-saham masih ada yang terkena tekanan jual tapi tidak banyak.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 4,155 poin (0,09%) ke level 4.851,856. Indeks bergerak stagnan setelah aksi jual menghadang laju penguatannya.

Indeks mulai melemah semenjak sampai di posisi tertingginya 4.868,020. Indeks pun terus melemah sampai ke titik terendahnya hari ini di 4.840,979.

Menutup perdagangan, Senin (23/6/2014), IHSG menipis 5,572 poin (0,11%) ke level 4.842,129. Sementara Indeks LQ45 berkurang 0,340 poin (0,04%) ke level 817,862.

Tak banyak pergerakan terjadi di lantai bursa hari ini. Investor juga tidak terlalu bersemangat dalam bertransaksi. Hanya empat sektor yang berhasil menguat, yaitu agrikultur, aneka industri, infrastruktur, dan manufaktur.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 163.169 kali pada volume 5,05 miliar lembar saham senilai Rp 4,341 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 162 turun, dan 93 saham stagnan.

Mayoritas bursa Asia sore ini menutup perdagangan di zona merah. Aksi jual terjadi di tengah kekhawatiran konflik di Irak yang bisa mendorong naiknya harga minyak dunia.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 19,86 poin (0,13%) ke level 15.369,28.
  • Indeks Hang Seng anjlok 389,25 poin (1,68%) ke level 22.804,81.
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 2,31 poin (0,11%) ke level 2.024,37.
  • Indeks Straits Times menipis 1,05 poin (0,03%) ke level 3.257,75.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Saratoga (SRTG) naik Rp 225 ke Rp 4.800, United Tractor (UNTR) naik Rp 175 ke Rp 22.7825, Link Net (LINK) naik Rp 150 ke Rp 5.775, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 125 ke Rp 10.725.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Lion Metal (LION) turun Rp 500 ke Rp 11.500, Matahari (LPPF) turun Rp 475 ke Rp 13.500, Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 23.100, dan Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 200 ke Rp 6.800.

Updated at : Senin, Juni 23, 2014

Asosiasi Emiten Ingin Bapepam di Luar OJK

Sumber berita: www.plasadana.com 

Asosiasi Emiten Indonesia
Equity World Futures: Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) mendesak pemerintah agar kembali membentuk Bapepam-LK yang bertanggung jawab pada Kementerian Keuangan. Pasalnya, UU Otoritas Jasa Keuang tidak sejalan dengan UU Pasar Modal.

Hal itu seperti dikatakan Ketua AEI, Franciscus Welirang dalam diskusi bertema "Evaluasi Satu Tahun: Menimbang Manfaat OJK" di Jakarta, Senin (23/6). "Pasar modal Indonesia sudah ada 39 tahun dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan. Seharusnya Bapepam tetap ada di bawah Menkeu," ujar Franciscus yang kerap disapa Franky ini.

Menurut Franky, UU OJK mengamanatkan bahwa pasar modal memerlukan keberadaan Bapepam-LK. "Sekarang ini, Bapepam malah masuk seluruhnya ke dalam OJK. Harusnya Bapepam tetap ada. Kalau UU BI jelas tentang keberadaan BI. UU OJK tidak sinkron dengan UU Pasar Modal," jelasnya.

Bahkan, jelas Franky, UU OJK juga hanya mempunyai satu Peraturan Pemerintah sebagai aturan pelaksana, yakni PP Pungutan oleh OJK. "Celakanya, semua (lembaga jasa keuangan) dikenakan pungutan, tanpa dipilah-pilah terlebih dahulu," ujar Franky.

Dia menegaskan, pasar modal bukan sepenuhnya sektor jasa keuangan yang harus diatur dan diawasi OJK. "Tujuan dari pasal modal itu ingin meningkatkan agar perusahaan bisa go public dan menjual saham agar bisa dinikmati masyarakat. Tetapi, sekarang kami harus membayar (pungutan)," tuturnya.

Namun demikian, jelas Franky, pada dasarnya emiten menyetujui untuk membayar pungutan OJK, apabila pasar modal dikategorikan sebagai sektor jasa keuangan. "Kami rela bayar, kalau kami sah si sektor keuangan. Yang benar-benar di sektor keuangan saja tidak setuju dengan pengutan. Kalau begini, bisa saja kami mendaftar di pasar modal Singapuira," ucapnya.

Updated at : Senin, Juni 23, 2014

Awal Pekan, Harga Emas Tak Bergerak Tapi Buyback Turun Rp1.000

Sumber berita: www.tribunnews.com

emas
EquityWorld Futures: Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada awal pekan ini bergerak stagnan di level Rp549 ribu per gram.

Tercatat pada akhir pekan kemarin, Jumat (20/6/2014) emas Antam habis naik Rp10 ribu jadi Rp549 ribu per gram. Pergerakan mendatar tidak terjadi pada pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam, sebab angkanya turun jadi Rp488 ribu dari sebelumnya Rp489 ribu per gram.


Berikut harga emas batangan Antam dengan mengutip situs logammulia.com:‬

‪1 gram : Rp 549 .000
3 gram : Rp1.569.000

5 gram : Rp2.600.000

25 gram : Rp12.800.000

50 gram : Rp25.550.000

100 gram : Rp51.050.000

500 gram : Rp254.800.000 

Updated at : Senin, Juni 23, 2014

Jumat, Juni 20, 2014

Saham Asia ditutup Bervariasi Pasca S&P 500 Mencapai Rekor Tertingginya, Dolar Turun

saham asia
Equity World Futures Jakarta: Saham Asia bervariasi pada perdagangan hari Jumat, menyusul Wall Street ditutup pada rekor baru tertingginya, sementara dolar menghadapi beberapa tekanan pasca Federal Reserve AS tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan di level terendahnya hingga tahun depan. 

Harga minyak bervariasi pasca melonjak terkait krisis Irak pada hari Kamis. Sementara itu mata tertuju pada rilis data ekonomi pekan depan seperti data manufaktur sementara dari China, Eropa dan Amerika Serikat. 

Indeks saham kospi korea merosot sebesar 1,20 persen, atau 23,96 poin, ke level 1,968.07, Indeks S&P/ASX 200 Australia turun sebesar 0,89 persen, atau 48,7 poin ke level 5,419.5, sementara indeks Topix Jepang ditutup mendatar, tergelincir 11,74 poin ke level 15,349.42. 

Indeks Shanghai China ditutup sebesar 0,15 persen lebih tinggi, naik 2,94 poin ke level 2,026.67 dan Indeks Hang Seng Hong Kong naik sebesar 0,11 persen, atau 26,33 poin ke level 23,194.06. 

Aksi Profit taking memukul beberapa pasar pasca sebagian besar saham naik pada Kamis terkait optimisme The Fed pada pertumbuhan ekonomi AS dan komentar dovish Janet Yellen pada tingkat inflasi. Yellen memproyeksikan bahwa tingkat inflasi tidak akan keluar dari kontrol dan tetap menjaga tingkat suku bunga AS pada rekor terendahnya setidaknya selama satu tahun lagi. 

Di New York, indeks S & P 500 berakhir di level baru tertingginya untuk sesi kedua berturut-turut, ditopak oleh angka yang menunjukkan klaim tunjangan pengangguran jatuh pekan lalu, menunjukan turunnya angka pemecatan. 

Indeks S&P 500 yang berbasis luas naik sebesar 0,13 persen, sedangkan indeks Dow naik tipis sebesar 0,09 persen meskipun indeks Nasdaq merosot 0,08 persen.
Sumber: AFP

Updated at : Jumat, Juni 20, 2014

Chatib Basri: Tidak Ada Utang untuk Subsidi BBM

Sumber berita: finance.detik.com

chatib basriPT Equity World Futures: Menteri Keuangan Chatib Basri menegaskan utang yang ditarik pemerintah bukanlah hanya untuk membayar subsidi bahan bakar minyak (BBM). Utang dan berbagai sumber penerimaan lainnya masuk di pos pendapatan negara, dan dibelanjakan untuk berbagai keperluan, bukan hanya subsidi.

"Nggak ada yang mau memberi utang kepada kalau itu hanya untuk subsidi," tegasnya di Gedung Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Pemerintah pun, lanjut Chatib, tidak ingin menarik utang kalau hanya untuk membayar subsidi. "Kita tidak boleh dan tidak ingin utang dipakai bayar subsidi BBM. Itu uangnya dibakar," tuturnya.

Selama ini, tambah Chatib, tidak ada utang yang dihimpun langsung untuk subsidi BBM. Utang dari dalam ataupun luar negeri tetap akan dihitung sebagai komponen pendapatan.

Meskipun pada kenyataannya, belanja subsidi BBM mendominasi anggaran yang dikeluarkan pemerintah setiap tahunnya. Tercatat sebesar 20-30% anggaran setiap tahun habis untuk membayar subsidi.

Maka dari itu, pemerintah selalu berupaya untuk mencari solusi untuk mengurangi subsidi BBM. Seperti tahun ini, kuota konsumsi BBM bersubsidi diturunkan dari 48 juta kiloliter menjadi 46 juta kiloliter. Pemerintah juga menaikkan tarif listrik untuk mengurangi beban subsidi.

"Upaya phase out subsidi BBM dilakukan, dan ini sudah dilakukan kuotanya dikunci di 46 juta kl, tarif listrik dinaikkan. Semua dilakukan. Nggak mungkin phase out seketika, akan perlahan-lahan. Sekali lagi, nggak ada utang dipakai untuk subsidi BBM," terangnya.

Updated at : Jumat, Juni 20, 2014

Saham China ditutup Menguat untuk Memangkas Penurunan Mingguan dalam Dua Bulan

saham china
PT EquityWorld Futures: Saham China naik, pengupas kerugian mingguan terbesar indeks acuan dalam dua bulan terakhir, Saham teknologi dan saham properti rebound dari kerugian dipicu oleh kekhawatiran kembalinya penjualan saham baru (IPO) akan mengalihkan dana. 

Indeks Shanghai Composite naik sebesar 0,2 persen ke level 2,026.67 pada penutupan perdagangan. Indeks telah turun sebesar 2,1 persen pekan ini seiring data menunjukkan harga rumah di China turun untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun terakhir. 

Indeks CSI 300 naik sebesar 0,5 persen, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises naik sebesar 0,4 persen. Indeks saham China-US Bloomberg turun sebesar 0,7 persen di New York kemarin. 

Indeks saham teknologi di CSI 300 naik sebesar 1 persen, pengupas kerugian pekan ini menjadi sebesar 1,9 persen. Indeks ChiNext menghentikan penurunan dalam tiga hari terakhir, juga naik sebesar 1 persen. Saham Anhui USTC melonjak ke level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Saham Tianjin Zhonghuan Semiconductor Co naik sebesar 2,6 persen. Saham Beijing Originwater Technology Co, yang memiliki bobot terbesar ketiga pada indeks ChiNext, rebound sebesar 1,7 persen pasca terkoreksi sebesar 2,1 persen kemarin. 

Sumber: Bloomberg

Updated at : Jumat, Juni 20, 2014

Peluang rebound tipis, IHSG dibuka melemah 23,58 poin

 Sumber berita: www.merdeka.com

IHSGEquity World Futures Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,48 persen atau 23,58 poin ke level 4.864. Sementara indeks LQ45 juga melemah 0,53 persen atau 4,33 poin ke level 820,528.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan melanjutkan perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi. Pergerakan rupiah atas dolar AS masih akan membayangi pergerakan IHSG.

"IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di 4.850 dan resisten di 4.910 berpeluang rebound terbatas," ujarnya dalam riset hariannya, Jakarta, Jumat (20/6).

Untuk Asia, indeks Strait Times dibuka turun 0,03 persen atau 0,91 poin ke level 3.268, indeks Nikkei naik 0,09 persen atau 13,37 poin ke level 15.374 dan indeks Hang Seng turun 0,06 persen atau 13,99 poin ke level 23.167.

Sementara itu di pasar global, indeks Dow Jones menguat 0,09 persen pada level 16.921,46 poin, indeks Nasdaq terkoreksi 0,08 persen pada level 4.359,33 poin dan indeks S&P 500 positif 0,13 persen pada level 1.959,48 poin.

Updated at : Jumat, Juni 20, 2014

Faktor Eksternal Dorong Rupiah Kian Melemah

Sumber berita: www.tempo.co

rupiah melemahEquityWorld Futures: Kalangan analis menilai pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini lebih dipicu oleh sejumlah faktor yang datang dari luar negeri. Salah satunya diungkapkan oleh analis dari PT Asjaya Indosurya Securities, William Surya, yang mengungkapkan kurs rupiah melemah karena imbas perbaikan pertumbuhan ekonomi Amerika. 

»Tak hanya Indonesia, tapi juga Filipina, Malaysia dan negara lain yang mengalami hal sama,” ujar William ketika dihubungi, Kamis, 19 Juni 2014. Ia juga menilai kurs rupiah yang melemah sebagai akibat faktor domestik malah tidak terlalu terlihat.

Menurut prediksi William, anjloknya rupiah bakal mencapai level terendah di angka Rp 12.200- 12.400 per dolar AS. Sedangkan kurs rupiah bisa menguat paling banter di level Rp 10.900-11.200 per dolar AS.  Sementara pada hari Kamis ini, Bank Indonesia mencatat kurs tengah rupiah berada di level Rp 11.916 per dolar AS

Akibat pelemahan rupiah ini, William memperkirakan tingkat inflasi akan makin bertambah tinggi. Pasalnya, konsumsi barang impor masih tinggi. Selain barang konsumsi seperti elektronik ataupun makanan minuman, barang yang volume impornya masih besar adalah berasal dari produk minyak dan gas bumi. 

Dia juga memastikan bahwa tidak ada pengaruh dari jalannya debat calon presiden pada Ahad malam lalu terhadap kurs rupiah. »Programnnya (kedua calon presiden) masih belum jelas, jadi tidak ada pengaruh ke pasar uang,” katanya.

Lain halnya dengan Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk, David Sumual, yang  mengatakan bahwa pelemahan kurs rupiah terjadi karena imbas dari gejolak peperangan di Timur Tengah khusunya di Irak. »Karena ada krisis di Suriah sudah meluas ke Irak membuat harga minyak meningkat,” ucapnya. Indonesia merupakan salah satu konsumen utama minyak Irak.

Updated at : Jumat, Juni 20, 2014

Kamis, Juni 19, 2014

BI : peluncuran uang NKRI pada 17 Agustus

Sumber berita: www.antaranews.com

Bank Indonesia
PT EquityWorld Futures Jakarta: Bank Indonesia (BI) memastikan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan diluncukan pada 17 Agustus 2014 atau bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI.

"Tanggal 17 Agustus, uang baru tersebut akan diperkenalkan dan sudah masuk di mesin anjungan tunai mandiri (ATM)," kata Deputi Gubernur BI, Ronald Waas, di Batam, Kamis.

Dia mengatakan Uang NKRI itu nantinya akan ditandatangani Gubernur Bank Indonesia dan pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan sebagaimana yang diamanatkan Undang-Undang (UU) Mata Uang.

Namun Ronald enggan menyebutkan nominal pecahan uang baru tersebut dan jumlah yang akan diedarkan ke masyarakat.

"Saya belum bisa menyebutkan itu, tunggu saja nanti," kata dia.

Menurutnya BI dan pemerintah sudah sepakat tentang gambar dan tulisan yang tertera dalam uang baru tersebut. Tulisan yang tertera dalam uang baru itu tidak lagi bertulisan Bank Indonesia, tapi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu menurut dia jumlah uang beredar saat ini sekitar Rp460 triliun atau turun dibandingkan akhir tahun lalu yang mencapai Rp500 triliun.

Namun kata dia menjelang Lebaran nanti, jumlah uang yang beredar akan naik kembali menjadi sekitar Rp500 triliun. Tapi setelah Lebaran, jumlah uang beredar kembali turun karena secara bertahap uang yang digunakan sebelum lebaran masuk lagi ke bank.

Updated at : Kamis, Juni 19, 2014

Saham Berjangka Eropa Naik Merespon Hasil Rapat The Fed

saham eropa
PT Equity World Futures: Indeks saham berjangka Eropa naik setelah Federal Reserve mengulangi janjinya untuk mempertahankan tingkat suku bunga mendekati rekor terendah dan mengatakan bahwa ekonomi terbesar dunia tersebut akan bisa mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan. Saham berjangka AS sedikit berubah, sementara saham-saham Asia menguat.

Beberapa saham yang diprediksi akan berfluktuasi yaitu L'Oreal setelah setuju untuk membeli NYX Cosmetics yang berbasis di Los Angeles. Saham Ryanair Holdings Plc diperkirakan naik setelah UBS AG merekomendasikan beli untuk saham perusahaan tersebut. Indeks saham perusahaan perjalanan dan pariwisata kemarin turun ke level terendah dalam hampir sebulan.

Index Euro Stoxx 50 yang berakhir bulan ini naik 0,9 persen menjadi 3.310 pada 7:24 pagi di London. Kontrak pada Indeks FTSE 100 naik 0,6 persen. Pasar saham di Austria tutup hari ini untuk liburan Corpus Christi. Saham Standard & Poor 500 berjangka naik kurang dari 0,1 persen, sedangkan Index MSCI Asia Pacific naik 1,3 persen ke level tertinggi enam tahun.(frk)

Sumber: Bloomberg

Updated at : Kamis, Juni 19, 2014

Ancaman Kenaikan Harga Minyak Tekan Rupiah

 Sumber berita: www.plasadana.com

minyakPT EquityWorld Futures: Kekhawatiran bakal melonjaknya harga minyak dunia akibat persoalan geopolitik di Irak menjadi salah satu pemicu utama terdepresiasinya nilai tukar rupiah ke level Rp12.000 per dolar AS.

Menurut Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, ancaman bakal meningkatnya harga minyak dunia menjadi kekhawatiran yang besar bagi negara-negara net importer, termasuk Indonesia. "Rupiah yang sempat Rp12.000 mungkin hanya bersifat sesaat. Saya melihatnya sebagai kondisi yang mencerminkan pasar," kata Agus Marto di Gedung DPR Jakarta, Rabu (18/6) malam.

Dia mengatakan, faktor lain yang mempengaruhi pelemahan rupiah adalah perilaku pasar yang tengah terfokus pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC). "FOMC meeting memberikan informasi bahwa inflasi agak meningkat di AS, sehingga menimbulkan kekhawatiran terjadi peningkatan suku bunga," ujarnya.

Agus Marto menyebutkan, jika situasi di AS akan mengalami inflasi yang tinggi, maka pasar domestik akan menilai bahwa Federal Reserve akan lebih cepat menaikkan tingkat suku bunga. "Padahal kita mengetahui bahwa penyesuaian bunga The Fed akan dilakukan pada 2015, setelah tapering-off dilakukan secara teratur," kata Agus Marto.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, faktor lain yang menyebabkan melemahnya rupiah adalah perlambatan pertumbuhan ekonomi China hingga ketidakpastian ekonomi di Eropa. "Faktor-faktor ini akan saling mempengaruhi negara-negara berkembang, sehingga memicu kekhawatiran yang melemahkan nilai tukar," ucap Gubernur BI.

Sementara itu, jelas Agus Marto, pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh sejumlah persoalan domestik, seperti pembelian valuta asing oleh korporasi ritel untuk pembayaran utang luar negeri, pembayaran bunga, repatriasi keuntungan dan kewajiban terhadap luar negeri lainnya.

"Ada juga pembelian valuta asing akibat kekhawatiran situasi di Irak, sehingga mereka membeli lebih awal. Ada kekhawatiran kondisi di Irak akan menekan neraca perdagangan Indonesia, karena harga minyak meningkat dan nanti dikhawatirkan akan ada rekanan kepada neraca transaksi berjalan," paparnya.

Bahkan, jelas dia, persaingan secara politis dalam pemilihan presiden di Indonesia juga akan mempengaruhi nilai tukar rupiah. "Jadi (pelemahan rupiah) saat ini sifatnya unik, dari kondisi dunia dan kondisi di Indonesia. Tetapi, secara umum ekonomi kita masih baik," ujar Agus Marto.

Updated at : Kamis, Juni 19, 2014