equity world futures

Alamat Kantor Kami:

Cyber 2 Tower Lt.19, Jl.HR.Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950 Phone : +6221 29021661 (Hunting)

Alamat Kantor Kami:

Cyber 2 Tower Lt.19, Jl.HR.Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950 Phone : +6221 29021661 (Hunting)

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau ganguan sejenisnya karena trading platform kami telah terproteksi dengan baik.

Gold:

GOLD adalah salah satu Product yang ditransaksikan di PT. EQUITY WORLD FUTURES.

Real Time Quotes

Dengan real time quotes yang mengudara selama 24 jam akan memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk bisa selalu memantau harga yang sedang berjalan.

Jumat, Desember 20, 2013

Dolar Sentuh Rp 12.245, Bank Sudah Jual di Kisaran Rp 12.300


dollar naik
PT EquityWorld Futures: Jakarta -Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah. Hari ini dolar AS sempat tembus Rp 12.245.

Seperti dikutip dari data perdagangan Reuters, Jumat (20/12/2013), dolar AS pagi tadi dibuka di Rp 12.195 per dolar AS. Nilainya terus menguat secara perlahan sampai menembus posisi tertingginya hari ini di Rp 12.245 per dolar AS.

Rencana The Federal Reserve mengurangi stimulusnya mulai tahun depan jadi faktor pemicu menguatnya dolar. Tak hanya terhadap rupiah, tapi dolar juga menguat terhadap beberapa mata uang di regional dan Eropa.

Semalam, euro juga jatuh menjadi US$ 1,366 dari sebelumnya US$ 1,368 seperti dikutip dari AFP. Pelemahan juga terjadi di mata uang yen Jepang.

Atas penguatan dolar ini, bank-bank di dalam negeri juga otomatis menaikkan harga jualnya. Seperti di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan kurs jual Rp 12.380 per dolar AS dan kurs beli Rp 12.080 per dolar AS.

Sementara di PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dolar AS dijual di Rp 12.257 per dolar AS dengan kurs beli di Rp 12.163 per dolar AS.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Laju IHSG Bisa DIjegal Profit Taking

IHSG
PT Equity World Futures: Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 35 poin setelah minat beli asing muncul kembali. Saham-saham lapis dua sempat kena aksi ambil untung tapi tak membuat indeks jatuh ke zona merah.

Menutup perdagangan, Kamis (19/12/2013), IHSG menguat 35,689 poin (0,85%) ke level 4.231,980. Sementara Indeks LQ45 naik 8,428 poin (1,21%) ke level 705,443.

Saham-saham di Wall Street rata-rata berakhir datar, investor memilih lakukan aksi tunggu setelah reli kemarin. Tapi Dow Jones bisa naik dan tembus rekor baru.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 11,11 poin (0,07%) ke level 16.179,08, rekor baru. Indeks Standard & Poor's 500 menipis 1,05 poin (0,06%) ke level 1.809,60. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 11,93 poin (0,29%) ke level 4.058,14.

Hari ini IHSG diprediksi masih bisa melanjutkan penguatan meski terbatas. Namun waspada aksi ambil untung yang bisa menyeret IHSG jatuh ke zona merah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 88,11 poin (0,56%) ke level 15.771,11.  
  • Indeks KOSPI naik 3,34 poin (0,17%) ke level 1.978,99.  

Rekomendasi untuk perdagangan saham pagi hari ini:
Mega Capital
IHSG Menguat 0.85% Didorong Pengurangan Stimulus. Bank Sentral Amerika akhirnya mengumumkan pengurangan stimulus sebesar USD 10 miliar per bulan mulai Januari 2014 setelah data ekonomi menunjukkan perbaikan. Keputusan tersebut menjadi sentimen positif bagi pergerakan indeks. IHSG menguat 35.69 poin (0.85%) di 4,231.98 dengan investor asing membukukan net buy senilai IDR 345.9 miliar. Hanya sektor pertambangan (-0.29%) dan properti (-0.42%) yang melemah sedangkan sisanya menguat terutama aneka industri (3.18%) dan industri dasar (1.27%). Adapun dari regional, Nikkei menguat 1.74%, Kospi menguat 0.05% dan Strait Times menguat 0.28%. Namun Hang Seng melemah -1.10%.

Wall Street Ditutup Bervariasi. Bursa Amerika ditutup bervariasi dengan S&P terkoreksi -0.06% dan Nasdaq terkoreksi -0.29%. Namun Dow masih menguat 0.07%. Klaim pengangguran awal mingguan naik menjadi 379K, tertinggi sejak Maret 2013. Sedangkan penjualan rumah November turun 4.3% ke level terendah sejak Desember 2012. Adapun indeks manufaktur Philadelphia berada di bawah ekspektasi. Sementara itu bursa Eropa menguat dengan FTSE menguat 1.43%, DAX menguat 1.68% dan CAC 40 menguat 1.64% didorong oleh pengurangan stimulus yang hanya sebesar USD 10 miliar menjadi USD 75 miliar per bulan serta pernyataan the Fed untuk tetap mempertahankan suku bunga di level rendah.

IHSG Fluktuatif, Melemah Terbatas (Range : 4,195—4,275). IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level 4,231. Indeks juga sempat menguji resistance level yang berada di 4,275 namun tampak berlum mampu untuk melewatinya. Hal tersebut berpotensi membawa IHSG mengalami koreksi dan bergerak menguji support level di 4,195. Namun jika indeks berbalik menguat maka berpeluang menguji kembali level 4,275. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif cenderung melemah terbatas.

KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik +35.70 poin (+0.85%) ke 4,231.98 dengan jumlah transaksi sebanyak 9 juta lot atau setara dengan Rp4.5 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.80%), sektor basic-industries (+1.27%), sektor construction and property (-0.42%), sektor consumer goods (+0.54%), sektor finance (+0.94%), sektor infrastructure (+0.67%), sektor mining (-0.29%), sektor misc-industries (+3.18%), dan sektor trade (+0.72%).

Tercatat sebanyak 126 saham mengalami penguatan, 100 saham mengalami penurunan, 119 saham tidak mengalami perubahan dan 145 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ASII (+4.00%), BMRI (+3.25%), TLKM (+2.41%), BBCA (+1.06%), dan SMGR (+2.96%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. SMMA (-3.27%), TOWR (-2.80%), PGAS (-0.54%), INDF (-0.76%), dan EXCL (-1.00%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp350 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. SMGR, BMRI, TLKM, ASII, dan KLBF. Mata uang Rupiah terdepresiasi 12,209 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin dilihat dengan timeframe hourly, maka IHSG tampak gagal break resistance PSAR, MACD yang berpotensi deathcross, stochastic yang melemah namun harga masih berada di atas MA 20 dan MA 60. Dari indikator di atas kami menyimpulkan untuk perdagangan hari ini, kami perkirakan akan mengalami koreksi. Support IHSG di 4,062 dan resistance di 4,287. Untuk perdagangan hari ini kami melihat peluang perdagangan kecenderungan melemah dengan rekomendasi Buy on Weakness. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: PTBA, TLKM, dan UNVR.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Asing Banyak Belanja Saham, IHSG Menguat 35 Poin

IHSG
EquityWorld Futures: Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 35 poin setelah minat beli asing muncul kembali. Saham-saham lapis dua sempat kena aksi ambil untung tapi tak membuat indeks jatuh ke zona merah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 12.200 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 12.170 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 57,761 poin (1,36%) ke level 4.253,558 dalam reli yang terjadi di bursa-bursa Asia. Sentimen positif datang dari Wall Street yang semalam cetak rekor setelah rencananya The Fed mulai kurangi stimulus.

Indeks langsung naik hingga posisi tertingginya hari ini di 4.257,168 tak lama setelah pembukaan perdagangan. Laju IHSG sedikit melambat jelang penutupan perdagangan.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 41,696 poin (0,99%) ke level 4.237,978 atas maraknya aksi borong saham. Tak satu pun sektor industri di lantai bursa yang melemah.

Laju penguatan indeks mulai terhambat oleh beberapa aksi jual saham-saham yang sudah naik cukup tinggi. Untungnya indeks masih bisa bertahan positif.

Menutup perdagangan, Kamis (19/12/2013), IHSG menguat 35,689 poin (0,85%) ke level 4.231,980. Sementara Indeks LQ45 naik 8,428 poin (1,21%) ke level 705,443.
Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bisa menguat dengan penguatan rata-rata lebih dari satu persen. Hanya sektor tambang dan konstruksi yang jatuh ke zona merah.

Aksi beli ini didominasi investor asing. Transaksi asing tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 346,32 miliar di pasar reguler dan negosiasi.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 125.141 kali pada volume 4,483 miliar lembar saham senilai Rp 4,522 triliun. Sebanyak 126 saham naik, sisanya 100 saham turun, dan 188 saham stagnan.

Bursa saham Jepang memimpin penguatan hari ini dengan lonjakan lebih dari satu persen. Kecepatan bursa Asia lainnya hanya moderat, kecuali China dan Hong Kong yang melemah.

yang bisa melampaui kecepatan laju Bursa Efek Indonesia (BEI), bursa Asia lainnya hanya naik moderat. Sedangkan bursa saham China malah jatuh ke zona merah.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 20,49 poin (0,95%) ke level 2.127,79.  
  • Indeks Hang Seng anjlok 255,07 poin (1,10%) ke level 22.888,75.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 271,42 poin (1,74%) ke level 15.859,22.  
  • Indeks Straits Times naik tipis 3,18 poin (0,10%) ke level 3.064,96.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.250 ke Rp 61.250, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 550 ke Rp 41.700, Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 500 ke Rp 3.400, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 450 ke Rp 18.600.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 25.900, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 200 ke Rp 5.650, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 11.100, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 150 ke Rp 4.800.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Harga Emas Dunia Masih Mendekam di Titik Terendahnya

emas
Equity World Futures: Jakarta -Harga emas dunia masih berada di level yang rendah dalam 6 bulan terakhir. Emas kian ditinggalkan investor karena membaiknya perekonomian AS dan nilai tukar dolar.

Mengutip Reuters, Jumat (20/12/2013), emas di pasar spot berada di US$ 1.191,91 per ounce. Untungnya harga emas dunia ini naik sedikit ketimbang beberapa jam sebelumnya yang mencapai US$ 1.185,10 per ounce.

Pada Juni 2013 lalu, emas sempat berada di level terendahnya sejak 2010 yakni di level US$ 1.180 per ounce.

Bank Indonesia (BI) sendiri mengungkapkan dolar menguat didorong adanya pengurangan stimulus secara bertahap oleh Bank Sentral AS, The Federal Reserve. Stimulus pembelian obligasi ini dikurangi US$ 10 miliar jadi hanya US$ 75 miliar per bulan terhitung mulai Mei 2014.

Alhasil dolar kian digemari dan emas pun ditinggalkan sehingga permintaan pun jatuh.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Emas Menuju Mingguan Terburuknya Dalam 3 Bulan Terakhir

emas
PT EquityWorld Futures: Reuters, SINGAPURA, (20/12) - Emas menuju level terendahnya dalam enam bulan terakhir pada hari Jumat dan berada di 3-1/2 tahun terendahnya setelah langkah Federal Reserve untuk mengurangi stimulusnya mendorong besar aksi sell-off.

Spot emas sempat naik 0,2 persen menjadi $ 1,191.91 per ons pada 08:16, setelah sebelumnya menyentuh level terendahnya sejak bulan Juni pada level US$ 1,185.10. Emas menyentuh level US$ 1,180.71 pada akhir Juni terlemahnya sejak tahun 2010.

Logam ini menuju kinerja mingguan terburuk dalam tiga bulan terakhir dan kerugian tahunan terbesar dalam 32 tahun terakhir.

Pada hari Rabu, The Fed mengumumkan memotong US$ 10 miliar bulanan pembelian obligasi, emas turun 1 persen. Tapi penjualan meningkat hari Kamis, dengan logam kehilangan 2 persen.

Emas telah kehilangan hampir 4 persen untuk seminggu, dan 29 persen untuk tahun ini.

The Fed mengurangi pembelian obligasi bulanan senilai US$ 85 miliar, bersama dengan langkah-langkah stimulus moneter lainnya, telah memicu besar run-up harga emas dalam beberapa tahun terakhir, dengan logam terpukul dari level tertingginya dari level US$ 1,920.30 pada 2011.

Namun, dengan peningkatan ekonomi dan tingkat inflasi yang rendah di Amerika Serikat, membuat daya tarik terhadap emas menurun.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Minyak WTI Memangkas Gain Setelah Melonjak Kedua Bulan Tertingginya

minyak turun
PT Equity World Futures: Bloomberg ( 20/12 ) - minyak WTI (West Texas Intermediate) turun dari level tertingginya dalam dua bulan terakhir seiring investor menjual kontraknya untuk mendapatkan keuntungan dari lonjakan harga terbesar dalam lebih dari seminggu terakhir.

Minyak WTI berjangka tergelincir sebanyak 0,4 persen di New York, memangkas keuntungan mingguannya, setelah naik 1 persen kemarin seiring Federal Reserve mengatakan akan mengurangi stimulus pada tanda-tanda perbaikan ekonomi. Minyak WTI mungkin akan turun pada minggu depan di tengah banyak persediaan minyak mentah AS, menurut survei Bloomberg terhadap analis dan pedagang.

Minyak WTI untuk pengiriman Februari turun sebanyak 39 sen menjadi US$ 98,65 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, dan berada di level US$ 98,73 pada pukul 13:03 waktu Sydney. Kontrak berjangka yang berakhir pada Januari kemarin setelah naik 97 sen menjadi $US 98,77, tertinggi sejak 21 Oktober. Volume perdagangan semua berjangka yang diperdagangkan sekitar 84 persen di bawah rata-rata 100 hari. Bulan depan harga naik 2,2 persen minggu ini.

Minyak Brent untuk pengiriman Februari turun 29 sen, atau 0,3 persen, ke level harga US$ 110 per barel di London berbasis ICE Futures Europe. Minyak mentah patokan Eropa lebih tinggi $ 11,27 dibandingkan minyak WTI. Berakhir pada level  US$ 11,46.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Ringgit Tergelincir, Dolar Menahan Kenaikannya

ringgit
Equity World Futures: Bloomberg (20/12) - Dolar mempertahankan gain terhadap mata uang Asia, dengan mata uang ringgit Malaysia melemah untuk hari kedelapan dan yen diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam lima tahun terakhir, setelah Federal Reserve mengumumkan pemangkasan pertama untuk stimulus ekonomi. Saham Jepang jatuh sebelum laporan bank sentral Jepang mengenai kebijakan moneternya.

Indeks Dolar AS Bloomberg naik 0,1 persen pada pukul 09:56 di Tokyo, membawa penguatannya pada pekan ini menjadi 0,7 persen. Ringgit Malaysia melemah 0,4 persen, ditetapkan untuk penurunan mingguan kesembilannya dan mencatat kemerosotan terpanjang sejak tahun 2005 sementara mata uang yen turun untuk minggu kedelapannya. Indeks saham Nikkei 225 Average turun 0,5 persen dari level tertingginya dalam enam tahun terakhir sedangkan Indeks S&P/ASX 200 Australia melonjak 0,8 persen. Emas naik 0,4 persen dari level terendahnya dalam tiga tahun terakhir sementara minyak mentah di perdagangan New York turun 0,3 persen.

Bank of Japan merilis risalah pasca pertemuan setelah para pembuat kebijakan the Fed mengumumkan pada 18 Desember bahwa program pembelian obligasi mereka akan dikurangi sebesar US$ 10 miliar, sementara berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendahnya mendekati nol. The Fed akan terus memotong stimulus US$ 10 miliar kenaikan selanjutnya di tujuh pertemuan berikutnya, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom. Emas, ditetapkan untuk penurunan tahunan terburuk sejak tahun 1981, akan jatuh lebih lanjut seiring the Fed bertindak di tengah membaiknya perekonomian, menurut Goldman Sachs Group Inc.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Saham A.S ditutup dengan Rekor Dow, S&P 500 loss


saham amerika
EquityWorld Futures: SAN FRANCISCO (20/12) - MarketWatch – sebuah sesi kisaran batas telah diakhiri dengan rekor pada Dow Jones Industrial Average dan sedikit penurunan untuk index S&P 500 serta Nasdaq Composite dihari Kamis.

Dow diakhiri naik 0.1% sebanyak 11.11 poin menuju ke level 16,179.08, yang merupakan sebuah rekor penutupan yang ke 46 pada tahun ini, yang juga mencapai level intraday tertinggi dilevel 16,194.72.

Index S&P 500 mundur dari rekornya dihari Rabu kemarin sebesar 0.1& turun sebanyak 1.05 poin ke level 1,809.60, index Nasdaq Composite turun 0.3% sebanyak 11.93 poin bergerak ke level 4,058.13, selain itu saham dari Apple Inc. jatuh sebanyak 1.2%.

Sebagian besar laporan ekonomi dihari Kamis bersifat sangat mengecewakan dengan indeks yang melemah dari hari terbaiknya sejak pertengahan Oktober setelah keputusan the Fed guna mengenalkan sebuah pengurangan dalam program pembelian obligasinya.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Saham Jepang Jatuh sebelum Pernyataan BOJ

saham jepang
PT Equity World Futures: Bloomberg (20/12) - Saham-saham Jepang jatuh, setelah indeks Topix naik selama tiga hari terakhir, menjelang pernyataan kebijakan Bank of Japan hari ini. Saham perusahaan makanan dan perusahaan pialang memimpin kerugian antara kelompok-kelompok indeks industri.

Indeks Topix tergelincir 0,5 persen menjadi 1,257.03 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo, dengan sekitar tiga saham jatuh untuk setiap satu yang naik. Mengukur kenaikan sebesar 3,3 persen dalam tiga hari terakhir dan menuju kenaikan 1,5 persen minggu ini. Indeks Nikkei 225 turun 0,5 persen hari ini untuk 15,779.94. Yen melemah 0,1 persen menjadi 104,35 per dolar. BOJ kemungkinan akan mempertahankan untuk tidak merubah kebijakannya, menurut semua 35 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Pajak Jepang pada saham gain diatur dua kali lipat menjadi 20 persen pada 1 Januari.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

China menyuntikkan Dana, Saham HK Meningkat

china
PT EquityWorld Futures: Bloomberg (20/12) - Saham-saham Hong Kong menguat, dengan indeks patokan memangkas penurunannya pada minggu ini, setelah Bank Rakyat China menyuntikkan dana di tengah krisis uang tunai terburuk sejak bulan Juni.

Indeks Hang Seng naik 0,1 persen menjadi 22,915.22 pada pukul 9:31 di Hong Kong, menuju kerugian sebesar 1,4 persen minggu ini. Indeks Hang Seng China Enterprises, juga dikenal sebagai indeks H - share, turun 0,1 persen, ke level 10,770.83.

Indeks Hang Seng naik 16 persen dari level terendahnya pada bulan Juni hingga kemarin pada tanda-tanda perekonomian China yang mulai stabil. Indeks diperdagangkan pada 10,9 kali estimasi laba kemarin, dibandingkan dengan 16,3 kali untuk indeks Standard & Poor `s 500. Indeks H - share naik 21 persen dari level terendahnya pada tahun ini pada tanggal 25 Juni.

Harga pasar uang turun setelah Bank Rakyat China menambahkan dana ke bank kredit yang dipilih kemarin setelah suku bunga acuan naik ke level tertingginya sejak kekurangan likuiditas pada bulan Juni . Otoritas moneter menyuntikan dana sinilai 200 miliar yuan ( US$ 32.9 miliar ), penyedia berita online Netease melaporkan, mengutip orang yang tidak mengidentifikasi. Bank sentral China mengatakan akan terus menawarkan dana untuk lembaga keuangan yang berkualitas, tergantung pada situasi.

Suntikan datang setelah tarif repo tujuh - hari, merupakan ukuran dari ketersediaan dana dalam sistem perbankan, melonjak 140 basis poin kemarin untuk 6,60 persen, menurut sebuah fixing sehari-hari oleh National Interbank Funding Center.

Kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 naik 0,1 persen hari ini. Indeks saham turun 0,1 persen kemarin setelah data klaim pengangguran menunjukkan naik ke level tertingginya dalam sembilan bulan terakhir pada pekan lalu dan penjualan rumah yang bekas jatuh ke level terendahnya tahun ini. Saham naik ke rekor tertingginya pada 18 Desember setelah keputusan Federal Reserve untuk mengurangi stimulus, mengutip kekuatan di pasar tenaga kerja.

The Fed akan mengurangi pembelian obligasi sebanyak US$ 10 miliar secara bertahap selama tujuh pertemuan berikutnya sebelum mengakhiri program stimulus pada Desember 2014, menurut perkiraan median dari 41 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

China Everbright Bank, bangsa 11 pemberi pinjaman terbesar berdasarkan nilai pasar, debut hari ini setelah mengumpulkan dana sebanyak US$ 3 miliar pada penawaran umum perdana terbesar di kota itu tahun ini. (izr)

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Indeks Saham Berjangka China Naik Setelah PBOC Menambah Dana ke Bank Kredit

saham china
EquityWorld Futures: Bloomberg ( 20/12 ) - Indeks saham berjangka China naik seiring bank sentral menambahkan dana ke bank kredit yang dipilih kemarin setelah tingkat pasar uang patokan naik ke level tertingginya sejak rekor krisis pasar uang tunai pada bulan Juni.

Indeks CSI 300 berjangka yang berakhir pada Januari 2014 naik 0,1 persen, ke level 2,353.20 pada pukul 09:18 waktu setempat. China Everbright Bank Co dapat bergerak seiring sahamnya terdaftar di Hong Kong memulai di perdagangkan. China Petroleum dan Chemical Corp dapat bergerak seiring saham diperdagangkan di New York jatuh ke level terendahnya dalam enam minggu terakhir setelah China menaikkan standar bensin.

Indeks Shanghai Composite merosot untuk hari kedelapan kemarin, turun 1 persen, level 2,127.79. Indeks itu telah turun 3,1 persen pada minggu ini. Bank Rakyat China mengatakan pihaknya melakukan operasi likuiditas jangka pendek baru-baru ini, tanpa memberikan rincian penerima, jumlah atau tingkat yang biaya dikenakan untuk pembiayaan.

Indeks CSI 300 turun 1,1 persen menjadi 2,332.41 kemarin, sementara Indeks Hang Seng China Enterprises tergelincir 0,8 persen. Indeks China-AS Bloomberg saham Cina yang paling diperdagangkan di AS turun 1,5 persen. Volume perdagangan di indeks Shanghai adalah sebanyak 35 persen lebih rendah dari rata-rata perdagangan 30 - harinya.

Otoritas moneter menyuntikan dana sebanyak 200 miliar yuan (US$ 32.9 miliar), secara online penyedia berita online Netease melaporkan, mengutip orang yang tidak mengidentifikasi. Bank sentral China mengatakan akan terus memberikan dukungan dana melalui alat likuiditas jangka pendek untuk lembaga keuangan yang berkualitas, tergantung pada situasi.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Indeks Topix Jatuh Sebelum BOJ, Saham Asia Berayun

index topik
Equity World Futures: Bloomberg (20/12) - Indeks saham Asia berayun antara keuntungan dan kerugian seiring saham di Tokyo jatuh menjelang keputusan kebijakan Bank of Japan dan ekuitas Australia menuju kenaikan terbesar untuk hari kedua dalam enam bulan terakhir.

Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0,1 persen, ke level 138,25 pada pukul 09:20 di Tokyo, setelah sebelumnya naik sebanyak 0,1 persen. Indeks naik 0,3 persen pada minggu ini melalui perdagangan kemarin, di jalur untuk kenaikan mingguan pertama dalam bulan ini, setelah Federal Reserve minggu ini menyimpulkan keputusannya untuk mengurangi pembelian obligasi dengan komitmen kuat untuk menjaga acuan suku bunga rendahnya.

Indeks Topix Jepang turun 0,4 persen. Indeks Australia S&P/ASX 200 naik 0,8 persen, di jalur untuk kenaikan selama dua hari sebesar 2,9 persen. Indeks NZX 50 Selandia Baru sedikit berubah. Indeks Kospi Korea Selatan tergelincir 0,1 persen. Pasar belum terbuka di Hong Kong dan China.

Indeks Topix naik sebesar 47 persen pada tahun ini sampai perdagangan kemarin, kenaikan tertinggi di antara 24 pasar maju disurvey oleh Bloomberg, di tengah pemberian stimulus oleh Bank of Jepang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mendukung upaya Perdana Menteri Shinzo Abe untuk mengakhiri deflasi selama 15 tahun.

The Bank of Japan hari ini menyimpulkan pertemuan kebijakan selama dua hari. Pejabat bank sentral melihat ruang lingkup yang signifikan untuk meningkatkan pembelian obligasi pemerintah jika diperlukan untuk mencapai target inflasi 2 persen mereka.

Updated at : Jumat, Desember 20, 2013

Senin, Desember 16, 2013

Terjerat Sentimen Negatif Bursa Asia, IHSG Turun 17 Poin



IHSG
PT Equity World Futures: Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tren melemah, membuka awal pekan dengan turun 17 poin. Indeks terjerat sentimen negatif melemahnya seluruh bursa saham Asia.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.100 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.010 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG terkoreksi 17,069 poin (0,41%) ke level 4.157,761. Sedangkan Indeks LQ45 terpangkas 4,382 poin (0,63%) ke level 687,131.

Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (15/12/2013), IHSG dibuka berkurang 26,034 poin (0,62%) ke level 4.148,796. Indeks LQ45 dibuka melemah 6,517 poin (0,94%) ke level 684,996.

Tak satu pun sektor industri di lantai bursa yang bisa menguat, semuanya kompak melemah terkena aksi ambil untung. Saham-saham unggulan memimpin pelemahan.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melemah 27,263 poin (0,65%) ke level 4.147,567. Sementara Indeks LQ45 anjlok 7,342 poin (1,06%) ke level 684,171.

IHSG menutup akhir pekan dengan suram, jatuh 37 poin gara-gara maraknya aksi jual. Rupiah juga ikut melemah temani IHSG.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Dolar Terus Menguat Hingga Rp 12.100


dollar
PT EquityWorld Futures: Jakarta -Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan penguatannya terhadap rupiah. Di awal pekan ini dolar AS hinggap di Rp 12.100.

Mengutip data Reuters, Senin (16/12/2013), dolar AS diperdagangkan di level Rp 12.100 tepat pada pukul 08.30 WIB sebelum kembali ke level Rp 12.095 pada pukul 09.00 WIB.

Dolar di level Rp 12.100 ini terjadi saat bulan Maret 2009 lalu. Penguatan dolar ini disebabkan membaiknya perekonomian AS dan beriringan dengan rencan penarikan stimulus (tappering off) oleh Bank Sentral AS, The Fed.

Bank Indonesia (BI) menyebut ada beberap hal yang memicu pelemahan rupiah terhadap mata uang Paman Sam ini.

"Pelemahan nilai tukar tersebut terutama dipicu sentimen negatif pelaku pasar terhadap rencana pengurangan stimulus moneter AS (tapering off) serta pengaruh defisit transaksi berjalan Indonesia," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi Johansyah.

Dijelaskan Difi, pelemahan rupiah masih sejalan dengan perkembangan mata uang negara-negara kawasan.

"Ke depan, Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya sehingga dapat mendukung penyesuaian ekonomi secara terkendali," ungkapnya.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 di Awal Pekan Ini


emas antam
Equity World Futures: Jakarta -Harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik di awal pekan ini. Kenaikan emas Antam mencapai Rp 3.000/gram.

Seperti dikutip detikFinance dari data Logam Mulia, Senin (16/12/2013), harga emas batangan pecahan 1 gram naik dari Rp 527.000/gram menjadi Rp 530.000/gram.

Sementara harga jual kembali atau buyback emas Antam naik dari Rp 462.000/gram menjadi Rp 470.000/gram.

Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini:
  • 500 gram Rp 245.300.000
  • 100 gram Rp 49.150.000
  • 50 gram Rp 24.600.000
  • 10 gram Rp 4.960.000
  • 1 gram Rp 530.000

"Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrian saja," jelas Antam.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

IHSG Berpeluang Teknikal Rebound


IHSG
EquityWorld Futures: Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup akhir pekan dengan suram, jatuh 37 poin gara-gara maraknya aksi jual. Rupiah juga ikut melemah temani IHSG.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup akhir pekan dengan suram, jatuh 37 poin gara-gara maraknya aksi jual. Rupiah juga ikut melemah temani IHSG.

Saham-saham di bursa Wall Street AS berakhir positif pada akhir pekan kemarin. Ini terjadi setelah DPR AS menyetujui anggaran baru yang bisa mencegah terjadinya penghentian sementara pemerintahan, seperti yang pernah terjadi.

Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 15,93 poin (0,1%) ke level 15.755,36. Indeks S&P500 terpeleset 0,18 poin (0,01%) ke level 1.775,32. Sementara Indeks Komposit Nasdaq naik 2,57 poin (0,06%) ke level 4.000,98.

Hari ini IHSG diperkirakan punya potensi untuk teknikal rebound jika melihat adanya sentimen positif dari bursa Wall Street akhir pekan lalu. Namun tetap waspada akan aksi jual investor asing.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 84,49 poin (0,55%) ke level 15.318,62.  
  • Indeks KOSPI menguat 2,49 poin (0,13%) ke level 1.965,40.  

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:

Trust Securities
Sesuai dengan perkiraan kami dimana IHSG masih sulit bangkit dengan masih banyaknya aksi jual yang terjadi. Bahkan dengan mulai menghijaunya laju bursa saham Asia dan maraknya berita bagus dari emiten terkait peningkatan capex 2014 namun, kurang mampu memberikan sentimen positif pada IHSG. Tidak adanya imbas positif dari BI rate yang dibarengi dengan penguatan US$ seiring dengan aksi beli US$ yang dibarengi dengan semakin dekatnya sentimen spekulasi tappering off The Fed membuat laju Rupiah pun kian terperosok dan IHSG pun masih tersungkur di zona merah. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4214,59 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4163,86 (level terendahnya) jelang preclosing dan berakhir di level 4174,83. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Pada perdagangan Senin (16/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4150-4165 dan resistance 4198-4215. Berpola menyerupai three black crows dekati lower bollinger bands (LBB). MACD menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih downreversal. Laju IHSG semakin menunjukkan pelemahannya dengan berakhir di bawah kisaran target support (4186-4196) seiring maraknya aksi jual. Belum adanya tanda-tanda kebangkitan membuat IHSG terperangkap dalam zona negatif terkecuali terjadi perubahan arah mata angin untuk melakukan aksi beli.

KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG ditutup turun -37.39 poin (-0.89%) ke 4,174.83 dengan jumlah transaksi sebanyak 8.3 juta lot atau setara dengan Rp 4.4 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.57%), sektor basic-industries (-1.34%), sektor construction and property (-0.90%), sektor consumer goods (-0.94%), sektor finance (-0.75%), sektor infrastructure (-0.38%), sektor mining (-0.84%), sektor misc-industries (-2.70%), dan sektor trade (-0.35%).

Tercatat sebanyak 71 saham mengalami penguatan, 148 saham mengalami penurunan, 124 saham tidak mengalami perubahan dan 146 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. LPPF (+4.81%), BMRI (+0.65%), GEMS (+9.29%), INDF (+1.54%), dan ULTJ (+7.05%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-3.17%), UNVR (-2.08%), BBRI (-2.10%), BBCA (-1.55%), dan PGAS (-2.63%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp320 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BBRI, BBCA, GGRM, dan MAPI. Mata uang Rupiah terdepresiasi 12,106 per Dollar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG akhir pekan lalu memasuki area support 4,072 dan 4,191. Penurunan itu, stochastic yang melemah serta volume transaksi yang lebih kecil dari kemarin, memberikan efek negative terhadap IHSG. Support IHSG hari ini berada di 4,072 dan resistance di 4,287. Untuk perdagangan hari ini kami melihat peluang tenikal rebound dengan rekomendasi trading buy. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: JSMR, MAPI, TBIG.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Emas Turun seiring Pertemuan The Fed, Melihat Prospek Stimulus

emas turun
PT Equity World Futures: Reuters (16/12) - Emas sedikit merosot pada hari Senin seiring investor gugup menatap pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve pada tahun ini guna mengukur apakah bank sentral AS akan tetap dengan stimulus moneternya.

Spot emas turun 0,1 persen menjadi US$ 1.236 per ons pada 07:20 waktu singapore, setelah naik 1,2 persen pada hari Jumat.

Pembuat kebijakan the Fed berkumpul untuk terakhir kalinya pada tahun 2013 untuk pertemuan kebijakan selama dua hari guna menyimpulkan pertemuannya pada hari Rabu. Pasar berjaga-jaga untuk prospek dari pembelian obligasi bulanan senilai US$ 85 miliar yang telah mendukung harga emas.

Ekspor perhiasan emas India turun hampir tiga tahun terakhir tahun ini pada bulan November seiring pembatasan terus memukul pengiriman, dan pejabat industri mengatakan pemulihan tidak mungkin dalam waktu dekat.

Hedge fund dan manajer keuangan mengangkat spekulasi bullish terhadap emas berjangka AS dan pilihan, sebuah laporan oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi menunjukkan pada hari Jumat.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Saham Asia Posting Kerugian Mingguan Kedua

saham asia
PT EquityWorld Futures: Bloomberg (14/12) – Saham-saham Asia jatuh untuk minggu kedua karena investor menimbang waktu pengurangan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Federal Reserve di tengah membaiknya data AS.

BHP Billiton Ltd, perusahaan pertambangan terbesar dunia, merosot 2,5 persen di Sydney. Nitto Denko Corp, pembuat produk kimia Jepang, anjlok 18 persen setelah memotong prediksi labanya. Haier Electronics Group Co melonjak 21 persen di Hong Kong setelah Alibaba Group Holding Ltd sepakat untuk menginvestasikan HK $ 2.82 milyar ( $ 364 juta) di produsen peralatan rumah tangga dan bisnis logistik. Gree Inc melonjak 9,9 persen di Tokyo setelah Goldman Sachs Group Inc menaikkan prospek pada operator dari jaringan sosial mobile gaming.

'Setelah November yang kuat, pasar di Asia mengalami overbought yang membuat mereka rentan terhadap beberapa kejatuhan, ' kata Nader Naeimi, kepala alokasi aset dinamis di AMP Capital Investors Ltd yang berbasis di Sydney. ' Transisi dari likuiditas atau kebijakan moneter mendorong reli untuk mendorong reli fundamental yang akan menciptakan kebingungan dan volatilitas. Tapi saya percaya sapi jantan akan keluar di atas.'

Indeks MSCI Asia Pacific turun 1,1 persen menjadi 137,94 pekan ini setelah jatuh dalam tiga hari terakhir. Indeks tersebut telah naik 6,6 persen dalam tahun ini karena Bank of Japan mengerahkan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya dan ekonomi China menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Indeks diperdagangkan pada 13,6 kali estimasi laba per kemarin, dibandingkan dengan kelipatan 16 untuk Indeks Standard & Poor 500 dan 14,6 untuk Indeks Stoxx Europe 600 kemarin, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.(frk)

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Bursa Saham A.S ditutup Sedikit berubah Setelah House Mengesahkan Kesepakatan Anggaran

saham amerika
EquityWorld Futures: Bloomberg (14/12) - Saham AS sedikit berubah, mengakhiri minggu terburuk bagi indeks Standard & Poor 500 sejak bulan Agustus, dengan kerugian produsen minyak dan saham telepon mengimbangi keuntungan setelah DPR AS mengesahkan kesepakatan anggaran.

Indeks S&P 500 turun kurang dari 0,1 persen menjadi 1,775.32 pada pukul 4 sore di New York. Indeks saham acuan telah jatuh 1,7 persen minggu ini, penurunan terbesar sejak Agustus. Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 15,93 poin, atau 0,1 persen, ke level 15,755.36 hari ini.

Indeks S&P 500 telah naik 24 persen tahun ini, menempatkan di jalur untuk keuntungan tahunan terbesar sejak 2003, seiring the Fed terus membeli aset. Tiga putaran stimulus moneter atau pelonggaran kuantitatif dari bank sentral telah membantu mendorong indeks untuk rally sebesar 162 persen dari level terendahnya dalam 12 tahun terakhir pada tahun 2009.

DPR AS mengesahkan anggaran kemarin yang membatasi pemotongan belanja otomatis dan menghindari shutdown pemerintah berikutnya. Kesepakatan itu melindungi program hak disukai oleh Demokrat dan keringanan pajak korporasi bahwa Partai Republik telah menuntut. Jumlah yang hampir sama dari anggota parlemen dari kedua partai politik melakukan voting untuk kompromi. Senat harus menyetujui undang-undang dan Presiden Barack Obama telah menandatanganinya.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Emas Naik Lebih Tinggi untuk Kenaikan Mingguannya Sebesar 0.5%

emas
Equity World Futures: MarketWatch, SAN FRANCISCO (14/12) - Emas berjangka naik lebih tinggi pada hari Jumat setelah kerugian besar dan menguat pada sesi sebelumnya, menghitung-hitung keuntungan sebesar 0,5% pada pekan ini, seiring para pedagang bersiap untuk pertemuan Federal Reserve pada minggu depan dan berita mengenai kelanjutan pembelian obligasi oleh bank sentral.

Emas untuk pengiriman Februari naik US$ 9,70, atau sebesar 0,8%, untuk menetap di level harga US$ 1,234.60 per ons di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga berjangka naik 0,5% dari penutupan Jumat lalu sebesar US$ 1.229.

Harga emas pada sesi sebelumnya anjlok lebih dari US$ 30 per ons, penurunan satu hari terbesar sejak bulan Oktober, di tengah kekhawatiran bahwa the Fed bisa memangkas stimulus moneternya pada minggu depan.

Silver bulan Maret juga naik 15 sen, atau 0,8%, menjadi US$ 19,60 per ons setelah penurunan sebesar 4,4% pada hari Kamis. Harga naik 0,4% pada penutupan minggu lalu.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Data Manufaktur China Kurang dari Estimasi, Saham HK Turun

PT Equity World Futures: Bloomberg (16/12) - Saham Hong Kong jatuh, dengan indeks saham patokan menuju ke level terendahnya dalam sebulan terakhir, setelah data awal pada aktivitas manufaktur China meleset dari perkiraan ekonom.

Indeks Hang Seng turun 0,9 persen menjadi ke level 23,041.24 pada pukul 9:48 di Hong Kong, bersiap untuk penutupan terendahnya sejak 15 November. Sekitar empat saham turun untuk setiap saham yang naik. Indeks Hang Seng China Enterprises, juga dikenal sebagai indeks H-share, turun 0,9 persen menjadi ke level 10,931.22.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Indeks Topix Jepang Merosot Untuk Hari Ke 4

index topik
PT EquityWorld Futures: Bloomberg (16/12) - Indeks Topix Jepang jatuh, bersiap untuk kerugian hari keempat, seiring pembuat mobil dan pemberi pinjaman konsumen memimpin penurunan dan investor menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve selama dua hari yang mulai besok.

Indeks Topix turun 0,2 persen menjadi 1,236.27 pada pukul 09:04 di Tokyo, dengan semua saham kecuali delapan yang naik dari 33 kelompok industri jatuh. Mengukur penurunan sebesar 1,4 persen selama tiga sesi pada perdagangan terakhirnya. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2 persen menjadi 15,375.91. Indeks Tankan kuartalan Jepang untuk produsen besar untuk bulan Desember naik menjadi 16 dari 12 pada bulan September. Perkiraan rata-rata dari 23 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg adalah untuk pembacaan awal pada level 15.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Indeks Saham Asia Turun untuk Hari Ke 4 Sebelum Pertemuan Kebijakan The Fed Dimulai

saham asia
Equity World Futures: Bloomberg ( 16/12 ) - Saham Asia jatuh untuk hari keempat, bersiap untuk penurunan terpanjangnya dalam enam minggu terakhir, menjelang pertemuan Federal Reserve selama dua hari yang dimulai besok yang telah menjadi fokus spekulasi atas waktu pemotongan stimulus.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1 persen menjadi 137,84 pada pukul 09:01 di Tokyo. Mengukur penurunan sebesar 1,1 persen pada minggu lalu, penurunan minggu keduanya, seiring peningkatan data ekonomi AS mendorong spekulasi stimulus yang akan ditarik lebih cepat dari yang diharapkan. The Fed akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanan pada minggu ini senilai US$85 miliar, menurut 34 persen ekonom yang disurvei oleh Bloomberg pada 6 Desember. Kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 naik 0,1 persen hari ini.

Indeks Topix Jepang turun 0,3 persen. Indeks Australia S&P/ASX 200 turun 0,1 persen, sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,1 persen. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,2 persen.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 6,6 persen pada tahun ini melalui penutupan pada pekan lalu seiring bank sentral menambah stimulus untuk menopang pertumbuhan global. Indeks Asia Pasifik diperdagangkan pada sebanyak 13,6 kali estimasi laba per 13 Desember, dibandingkan dengan 16 kali untuk indeks S&P 500 dan 14,6 untuk indeks Stoxx Europe 600, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Kontrak berjangka pada Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,3 persen, sementara indeks Hang Seng China Enterprises berjangka turun 0,5 persen pada sesi perdagangan terbarunya. Indeks saham China-US Bloomberg dari saham Cina yang paling diperdagangkan di New York naik 0,8 persen pada 13 Desember, pemangkasan penurunan mingguan pertamanya dalam lima minggu terakhir yang mencapai 3 persen.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Indeks Saham Berjangka Asia Jatuh Sebelum Data Pabrik; Minyak Mentah Naik

saham asia
EquityWorld Futures: Bloomberg ( 16/12 ) – Indeks Asia berjangka dan saham Australia jatuh sebelum data manufaktur dari China dan AS dan setelah Indeks Standard & Poor 500 ditutup merosot mingguan terburuk sejak bulan Agustus. Perak turun seiring minyak mentah rally.

Indeks berjangka Nikkei 225 Stock Average ditawarkan pada level 15,450 di pre-market Osaka, dari level 15.475 di Chicago pada tanggal 13 Desember dan level 15.480 di Jepang. Indeks Australia S&P/ASX 200 turun 0,4 persen pada pukul 10:19 di Sydney seiring mata uang negara tersebut melemah terhadap dolar AS. Indeks berjangka S&P 500 naik 0,1 persen setelah indeks merosot 1,7 persen pada pekan lalu. Tembaga berjangka dan perak tergelincir 0,2 persen sementara minyak mentah Brent kontrak berjangka naik 0,5 persen. Gas alam menurun di awal perdagangan, turun 1,8 persen.

Kontrak berjangka pada indeks Kospi Korea Selatan turun 0,1 persen pada sesi perdagangan terbaru mereka, setelah mengukur penurunan 0,9 persen pada pekan lalu di Seoul. Kontrak berjangka  pada Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,3 persen pada 14 Desember, sementara Indeks berjangka Hang Seng China Enterprises turun 0,5 persen. Indeks saham China-AS Bloomberg dari saham Cina yang paling diperdagangkan di New York naik 0,8 persen pada 13 Desember, mengurangi penurunan mingguan pertamanya dalam lima minggu terakhir yang mencapai 3 persen.

Laporan hari ini mungkin menandakan pertumbuhan output pabrik di China, kawasan euro dan Amerika Serikat, menurut survei Bloomberg, sedangkan indeks Tankan Jepang diproyeksikan untuk menunjukkan kepercayaan di kalangan produsen besar adalah yang tertinggi sejak 2007. India juga melaporkan data inflasinya pada hari ini. Indeks MSCI Asia Pacific Index 1,1 persen pada minggu lalu, penurunan minggu kedua, seiring investor menunggu pertemuan Federal Reserve pada minggu ini di tengah spekulasi atas timeline untuk pemangkasan pembelian obligasi.

Updated at : Senin, Desember 16, 2013

Senin, Desember 09, 2013

Ekspor & Inflasi Membaik, Saham China Naik

PT Equity World Futures: Bloomberg (09/12) – Saham-saham China naik, perpanjang gain pada pekan lalu, pasca ekspor naik melebihi dari estimasi para ekonom dan inflasi turun dari yang diperkirakan sebelumnya.

Indeks Shanghai Composite naik 0.4% sebesar 2,245.93 pukul 9:46 pagi, perpanjang gain pada pekan lalu sebesar 0.8%. Membaiknya data medorong optimisme Perdana Menteri Li Keqiang akan menerapkan reformasi guna meningkatkan peran pasar di ekonomi dan mencapai tujuan akan pengurangan ketergantungan China pada ekspor dengan meningkatkan konsumsi domestik.

Indeks CSI 300 naik 0.6% sebesar 2,466.13, sementara indeks Hang Seng China Enterprises naik 1.2%.

Indeks Shanghai Composite telah mengalami kenaikan sebesar 4.7% sejak pemerintah berkomitmen mulai tanggal 15 November untuk mengijinkan investasi swasta di sektor pemerintah guna mengendalikan industri dan menghapuskan kebijakan satu anak pada reformasi tersebut dalam dua dekade. (bgs)

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

IHSG Berpeluang Rebound


IHSG
PT EquityWorld Futures: Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu terkena koreksi 36 poin menjadikannya jatuh lima hari berturut-turut sejak awal pekan ini. Sentimen negatif yang beredar membuat pelaku pasar banyak melepas saham.

Mengakhiri perdagangan, Jumat (6/12/2013), IHSG ditutup terkoreksi 36,106 poin (0,86%) ke level 4.180,788. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 7,922 poin (1,13%) ke level 691,025.

Saham-saham di Wall Street menanjak cukup tinggi setelah lima hari berturut-turut terkena koreksi. Laporan tenaga kerja baru membuat pelaku pasar percaya diri ekonomi Amerika Serikat (AS) sudah mulai membaik.

Pada penutupan perdagangan Sabtu waktu setempat, Indeks Dow Jones melompat 198,69 poin (1,26%) ke level 16.020,20. Indeks Standard & Poor's 500 menanjak 20,06 poin (1,12%) ke level 1.805,09. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 29,36 poin (0,73%) ke level 4.062,52.

Hari ini IHSG diperkirakan punya peluang untuk rebound membuntuti penguatan yang terjadi di bursa global pekan lalu. Bursa-bursa di Asia pagi ini juga kompak menguat.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 290,56 poin (1,90%) ke level 15.590,42.  
  • Indeks KOSPI menanjak 21,96 poin (1,11%) ke level 2.002,37.  

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:

Trust Securities
Laju bursa saham Asia yang variatif cenderung naik tipis dan rilis data-data ekonomi Asia yang cukup baik, tidak lantas membuat laju IHSG berbalik menguat. Meski utang gap 4191-4225 sudah ditutup namun, juga tidak membuat IHSG memiliki tenaga untuk rebound. Masih tingginya hasrat jualan dari pelaku pasar seiring dengan masih rendahnya nilai tukar Rupiah dan belum adanya berita positif dari dalam negeri membuat IHSG masih mendekam di zona merah. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4204,38 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4161,02 (level terendahnya) jelang preclosing dan berakhir di level 4180,79. Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pada perdagangan Senin (9/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4135-4166 dan resistance 4195-4206. Berpola menyerupai four star on the south dekati lower bollinger bands (LBB). MACD masih menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih melanjutkan downreversal. Laju IHSG sempat berada di bawah kisaran target support (4178-4200) meskipun dapat kembali masuk dalam kisaran target support tersebut. Masih ada potensi untuk menutup utang gap 4072-4102 bila tidak ada sentimen positif yang mampu menahan pelemahan yang terjadi. Tapi, di sisi lain, juga menawarkan level entry yang cukup menarik sehingga diharapkan masih ada potensi rebound.

KDB Daewoo
Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG ditutup turun -36.11 poin (-0.86%) ke 4,180.79 dengan jumlah transaksi sebanyak 8.3 juta lot atau setara dengan Rp4.2 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG pada hari ini a.l sektor agricultural (+1.72%), sektor basic-industries (-0.37%), sektor construction and property (-0.82%), sektor consumer goods (-0.81%), sektor finance (-1.71%), sektor infrastructure (-1.43%), sektor mining (-0.16%), sektor misc-industries (-0.20%), dan sektor trade (-0.41%).

Tercatat sebanyak 97 saham mengalami penguatan, 155 saham mengalami penurunan, 98 saham tidak mengalami perubahan dan 136 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. AALI (+2.70%), INCO (+3.00%), GTBO (+24.74%), TBIG (+1.64%), dan MNCN (+0.94%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BMRI (-3.95%), TLKM (-2.44%), BBRI (-2.72%), KLBF (-3.28%), dan BBCA (-0.52%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp701 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. TLKM, BBRI, BMRI, BBCA, dan KLBF. Mata uang Rupiah terapresiasi 11,964 per Dollar AS.

Secara teknikal penurunan IHSG akhir pekan lalu merupakan penurunan lanjutan, sekaligus mencoba menguji area support 4,072 dan 4,191, volume koreksi hari ini semakin kecil, stochastic menurun, MACD dan PSAR juga masih memberikan sinyal negative, untuk hari ini kami melihat akan adanya peluang penurunan terbatas dengan kecenderungan mixed, buy on weakness tetap pilihan trading yang kami rekomendasikan saat ini. Dengan support 4,072 dan resistance 4,353. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ERAA, SSIA, WSKT.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Naik 29 Poin, IHSG Kembali ke Level 4.200


IHSG
Equity World Futures: Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 29 poin didorong sentimen positif dari pasar global dan regional. Atas penguatan ini IHSG kembali ke level 4.200.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di posisi Rp 11.940 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 11.960 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 29,412 poin (0,70%) ke level 4.210,200. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 7,527 poin (1,09%) ke level 698,552

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (9/12/2013), IHSG bertambah 34,353 poin (0,84%) ke level 4.215,929. Indeks LQ45 naik 7,988 poin (1,16%) ke level 698,695.

Aksi beli langsung ramai sejak pembukaan perdagangan. Seluruh lapisan saham jadi incaran investor, apalagi saham-saham yang pekan lalu sudah turun tajam.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menanjak 36,967 poin (0,88%) ke level 4.217,755. Sementara Indeks LQ45 menguat 7,866 poin (1,14%) ke level 698,891.

Akhir pekan lalu IHSG terkena koreksi 36 poin menjadikannya jatuh lima hari berturut-turut sejak awal pekan ini. Sentimen negatif yang beredar membuat pelaku pasar banyak melepas saham.

Saham-saham di Wall Street menanjak cukup tinggi setelah lima hari berturut-turut terkena koreksi. Laporan tenaga kerja baru membuat pelaku pasar percaya diri ekonomi AS sudah mulai membaik.

Bursa-bursa di Asia bergerak kompak menguat di jalur hijau setelah dapat sentimen positif dari bursa regional. Bursa saham Jepang memimpin penguatan dengan naik lebih dari satu persen.

Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai naik 5,59 poin (0,25%) ke level 2.242,70.  
  • Indeks Hang Seng menguat 115,81 poin (0,49%) ke level 23.858,91.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 283,77 poin (1,85%) ke level 15.583,63.
  • Indeks Straits Times bertambah 9,51 poin (0,31%) ke level 3.123,68.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Harga Emas Antam Melorot Rp 2.000/Gram Jadi Rp 526.000/Gram

 Sumber berita: http://finance.detik.com/read/2013/12/09/083128/2435929/4/harga-emas-antam-melorot-rp-2000-gram-jadi-rp-526000-gram?f991104topnews

emas antamEquityWorld Futures: Jakarta -Harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melorot di awal pekan ini. Anjloknya harga Antam mengikuti turunnya harga emas dunia di awal pekan ini.

Seperti dikutip detikFinance dari data Logam Mulia, Senin (9/12/2013), harga emas batangan pecahan 1 gram turun dari Rp 528.000/gram di akhir pekan lalu menjadi menjadi Rp 526.000/gram hari ini.

Sementara harga jual kembali ke ANTM atau buyback juga turun dari Rp 462.000/gram ke Rp 460.000/gram.

Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini:
  • 500 gram Rp 243.300.000
  • 100 gram Rp 48.750.000
  • 50 gram Rp 24.400.000
  • 10 gram Rp 4.920.000
  • 1 gram Rp 526.000
"Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrian saja," jelas Antam

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Harga Emas Dunia Turun Tajam ke Posisi Terendah di 5 Bulan Terakhir

emas jatuh
PT Equity World Futures: Jakarta -Harga emas dunia terus melemah di awal pekan ini. Kondisi pasar logam mulia terus tertekan karena keresahan investor akibat pengurangan stimulus (tappering) oleh Bank Sentral AS, The Federal Reserve.

Hal tersebut mendorong dolar AS menjadi 'safe haven' dan emas kian ditinggalkan.

Mengutip data Reuters, Senin (9/12/2013), harga emas dunia di pasar spot turun lagi hingga 0,2% atau berada di posisi US$ 1.227,24 per ounce.

Sentimen AS terus membaik dengan dorongan menurunnya tingkat pengangguran hingga posisi terendahnya sejak 5 tahun lalu. tingkat pengangguran menjadi 7% per November 2013 ini di AS.

Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melambung ke harga tertingginya dalam enam minggu terakhir. Hal ini dikarenakan impor minyak mentah China naik di bulan November.

Harga minyak mentah WTI pengiriman Januari ada di posisi US$ 97,70 per barel atau naik 5 sen saat di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Sentimen Stimulus AS, Emas Berawan

amerika
PT EquityWorld Futures: SINGAPORE, Reuters (09/12) – Emas menurun pada hari Senin ini sejalan dengan pasar khawatir mengenai waktu pemerintah AS akan memulai program tapering stimulusnya dan sejalan dengan ekuitas menguat yang mempengaruhi permintaan logam sebagai asset safe haven, tetapi adanya short-covering oleh para investor yang melakukan support.

Emas turun sebesar 0.2% pada level $1,227.24 per ounce pukul 00:20 GMT. Logam ditransaksikan dalam range yang tinggi pada hari Jumat lalu, turun tajam ke level lima bulan terendahnya pasca data pekerjaan AS.

Perusahaan-perusahaan AS merekrut tenaga kerja melebihi dari perkiraan sebelumnya pada bulan November dan tingkat pengangguran menyentuh level lima tahun terendahnya sebesar 7.0%, memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan memulai stimulus pembelian obligasinya lebih awal pada bulan ini.

SPDR Gold Trust, reksadana berbasis emas terbesar di dunia, menyatakan bahwa kepelilikan emas turun sebesar 3 hingga 835.71 ton pada hari Jumat lalu.

Nilai lindung dana dan manajer keuangan menaikan spekulasi akan bearish pada emas berjangka AS dan penutupan ke level 7-1/2 tahun tertingginya hingga tanggal 3 Desember, menurut data dari Commodity Futures Trading Commission. Spekulator membalikkan perak ke dalam posisi net short pertama kalinya sejak akhir bulan Juni lalu.

Impor emas India kemungkinan akan turun sebesar 70% pada akhir kuartal tahun 2013 dari 255 ton pada periode tahun lalu dan diperkirakan ke level setengah tahunnya sebeasar 500-550 ton pada tahun mendatang jika peraturan baru mengenai impor emas dipertahankan, menurut sebuah laporan dari otoritas terkait perdagangan emas.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Emas Berjangka Turun Seiring Daftar Gaji AS Naik Picu Kekhwatiran Stimulus

emas
EquityWorld Futures: Bloomberg  – Emas jatuh ke level lima bulan terendahnya pasca As mengalami kenaikan pada jumlah tenaga kerja yang melebihi dari perkiraan pada bulan lalu, memicu kekhwatiran bahwa Federal Reserve akan memulai pemangkasan stimulus.

Daftar gaji naik sebesar 203,000 di bulan November, melebihi sebesar 185,000 dari perkiraan rata-rata pada survei Bloomberg, menurut Departemen Tenaga Kerja AS. Harga berayun diantara gain dan loss pasca rilis laporan, turun sebesar 1.8% ke level $1,210.10 per ounce, level terendah sejak tanggal 5 Juli lalu, sebelum naik hampir sebesar $35 selama 30 menit. Logam telah mengalami penurunan sebesar 27% pada tahun ini terkait Federal Reserve akan memangkas pembelian obligasi bulanannya sebesar $85 miliar.

Emas berjangka untuk pengiriman bulan Februari tergelincir sebesar 0.2% ke level penyelesaian sebesar $1,229 pada pukul 1:44 siang pada Comex di New York. Logam jatuh sebesar 1.7% pada pekan ini.

Emas Bullion menuju penurunan tahunan pertama kalinya  dalam 13 tahun terakhir sejalan dengan beberapa investor kehilangan kepercayaan pada logam sebagai tempat lindung nilai. Ekonomi AS tumbuh melebihi dari estimasi awal pada kuartal ketiga, menurut rilis data pemerintah kemarin.

Hasil pertemuan Federal Reserve yang dirilis pada tanggal 20 November menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan memperkirakan membaiknya ekonomi AS mengakibatkan pembelian utang akan dipangkas dalam bulan-bulan yang akan datang.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Saham A.S Menghentikan Penurunan 5 Harinya Setelah Data Perkerjaan

saham amerikaEquity World Futures: Bloomberg - Saham AS naik untuk pertama kalinya dalam enam hari terakhir setelah pengusaha Amerika menambahkan pekerjaan lebih dari perkiraan dan tingkat pengangguran turun ke level terendahnya sejak 2008. Komoditas naik dan yen melemah.

Indeks Standard & Poor 500 melonjak 1 persen menjadi 1,803.52 pada pukul 12:44 di New York, kenaikan terbesar dalam satu bulan terakhir. Indeks Stoxx Europe 600 menguat 0,7 persen, rebound dari penutupan terendahnya sejak 14 Oktober. Obligasi imbal hasil Tenor 10 tahun sedikit berubah pada kisaran 2,87 persen setelah kemarin mencapai level tertingginya sejak bulan September. Yen jatuh terhadap semua 16 mata uang utama setelah kepala panel penasehat meminta dana pensiun Jepang memotong kepemilikan utang. Tembaga dan emas meningkat.

Tingkat pengangguran AS turun menjadi 7 persen, yang menunjukkan kemajuan dalam pasar tenaga kerja yang akan membantu memberikan percikan bagi perekonomian AS. Indeks S&P 500 telah jatuh selama lima hari berturut-turut, penurunan terpanjang sejak bulan September, seiring membaiknya data ekonomi memicu kekhawatiran Federal Reserve akan mengurangi dalam pembelian obligasi bulanannya US$ 85 miliar dimaksudkan untuk menekan suku bunga dan mendorong pertumbuhan. Indeks acuan saham US pilihan harga turun hari ini setelah delapan hari keuntungan beruntun.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Data AS & China Lebihi Estimasi, Saham Hong Kong Naik

saham hongkong
PT EquityWorld Futures: Bloomberg (09/12) – Saham-saham Hong Kong naik pada hari kedua pasca data pekerjaan AS dan ekspor China melebihi dari estimasi sebelumnya yang mendorong kepercayaan investor.

Indeks Hang Seng naik sebesar 0.7% sebesar 23,903.95 pada pukul 9:41 pagi di Hong Kong, menuju kenaikan harian tertingginya sejak tanggal 18 November lalu. Indeks Hang Seng China Enterprises gain 1.1% sebesar 11,496.35 sejalan dengan China catat surplus perdagangan tertingginya dalam kurun waktu hampir lima tahun terakhir.

Indeks Hang Seng naik 20% dari level terendahnya di bulan Juni hingga tanggal 6 Desember ditengah tanda-tanda stabilnya ekonomi China. Indeks acuan tersebut ditransaksikan sebesar 11.3 kali dari estimasi laba pada pekan lalu, dibanding dengan 16.2 pada indeks S&P 500.

Indeks saham H, naik 28% dari level terendahnya pada tahun ini di tanggal 25 Juni hingga pekan lalu, perpanjang gain pasca China merilis rencana reformasinya.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Harga Konsumer China Di Bulan November Naik

china
PT Equity World Futures: Bloomberg (09/12) – Inflasi China turun melebihi dari estimasi di bulan November sejalan dengan penurunan pada harga factory-gate, menurut rilis data oleh pemetintah pada hari ini.

Indeks harga konsumer naik 3% dari awal tahun, menurut National Bureau of Statistics pada hari ini di Beijing. Dibanding dengan 3.1% estimasi rata-rata dari 43 survei analis oleh Bloomberg News dan kenaikan 3.2% di bulan Oktober. Indeks harga produsen turun 1.4%, dibanding dengan proyeksi rata-rata yang menunjukkan penurunan sebesar 1.5%.

Perdana Menteri Li Keqiang berusaha untuk mempertahankan harga konsumer gain dengan target tahun 2013 sebesar 3.5% sejalan dengan pemerintah mulai menerapkan reformasi kebijakan ekonomi sejak tahun 1990an, dirilis pasca pertemuan Partai Komunis pada bulan lalu. Data kepabean kemarin menunjukkan bahwa impor naik kurang dari estimasi di bulan November saat ekspor mengalami pertumbuhan,mendorong perdagangan surplus selama lebih dari empat tahun terakhir.

Harga produsen turun dari awal tahun pada bulan ke 21, menandai periode penurunan tertinggi sejak 31 bulan berturut-turut dari tahun 1997 hingga 1999.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Yen Melemah, Saham Asia Rebound

yen
Equity World Futures: Bloomberg (09/12) – Saham-saham Asia naik, dengan indeks regional tersebut mengalami rally dari level tiga pekan terendahnya, pasca data pekerjaan AS lebih baik dari estimasi sebelumnya dan China mencapai rekor surplus perdagangannya dalam empat tahun terakhir. Yen tergelincir saat mayoritas pasar uang Negara berkembang dan karet gain.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0.6% pada pukul 9:31 pagi di Tokyo sejalan dengan yen turun terhadap dolar dan euro mendorong indeks Topix Jepang mengalami kenaikan pada hari kedua. Indeks berjangka Standard & Poor 500 naik sebesar 0.1% pasca indeks acuan tersebut pangkas penurunan dalam lima hari terakhir pada tanggal 6 Desember. Ringgit Malaysia naik pada pertama kalinya dalam lima hari terakhir dan won Korea Selatan menguat sebesar 0.5% saat baht Thailand melemah. Karet berjangka melonjak sebesar 2% saat palladium turun 0.2%.

Perusahaan-perusahaan AS mengalami kenaikan sebesar 203,000 pekerja ke payrolls non pertanian pada bulan lalu, kenaikan lebih dari 185,000 dari prediksi pada survei Bloomberg. Proyeksi para ekonom mengenai Federal Reserve yang akan pangkas stimulus pada bulan ini mengalami kenaikan jumlah sebesar dua kali lipat pasca rilis data pada tanggal 6 Desember lalu. China melaporkan inflasi pada hari ini pasca pertumbuhan ekspor mengalami kenaikan melebihi dari estimasi sebelumnya yang mencatat surplus sebesar $33.8 miliar.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Yen Melamah Pasca Data Pekerjaan AS, Saham Jepang Naik Pada Hari Ke 2 h

yen
EquityWorld Futures: Bloomberg (09/12) – Saham-saham Jepang naik pada hari kedua, dengan indeks Topix menuju kenaikan tertingginya dalam tiga pekan terakhir, sejalan dengan yen melemah terhadap dolar pasca data pekerjaan AS lebih baik dari perkiraan sebelumnya.

Indeks Topix gain 1.3% pada level 1,251.89 pukul 9:02 pagi di Tokyo, dengan 33 grup industri mengalami kenaikan. Indeks Nikkei 225 Stock Average melonjak sebesar 1.7% pada level 15,554.62. Perusahaan-perusahaan AS mengalami kenaikan sebesar 203,000 pekerja ke payrolls non pertanian pada bulan lalu, kenaikan lebih dari 185,000 dari prediksi pada survei Bloomberg, sementara tingkat penggangguran turun ke level lima tahun terendahnya sebesar 7%. Yen tergelincir sebesar 0.2% pada hari ini ditransaksikan pada level 103.09 per dolar, pasca melemah sebesar 1.1% pada tanggal 6 Desember lalu.

Kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 naik 0.1% pada hari ini. Indeks acuan ekuitas tersebut gain 1.1% pada tanggal 6 Desember sejalan dengan para investor mengkaji laporan pekerjaan AS sebagai indikator membaiknya ekonomi dan waktu Federal Reserve akan memangkas stimulus.

GDP (gross domestic product) Jepang naik 1.1% pada periode bulan Juli-September, turun dari angka pembacaan awal sebesar 1.9%, Menurut rilis data pemerintah pada hari ini. Survei para ekonom oleh Bloomberg telah memperkirakan kenaikan sebesar 1.6%.

Perdagangan China mengalami surplus pada bulan lalu pada tertingginya dalam lebih dari empat tahun terakhir sejalan dengan ekspor melebihi dari estimasi sebelumnya, terkait dengan tanda-tanda permintaan global menopang pemulihan ekonomi pada ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Surplus sebesar $33.8 miliar merupakan tertingginya sejak bulan Januari 2009, menurut data dari General Administration of Customs yang dirilis kemarin di Beijing.

Updated at : Senin, Desember 09, 2013

Senin, Desember 02, 2013

Minyak WTI Gain, Pertumbuhan manufaktur China Kalahkan Estimasi

minyak naik
Bloomberg (02/12) – Minyak mentah WTI naik untuk hari kedua setelah sektor manufaktur China memuncaki estimasi bulan November, memberikan sinyal konsumen minyak kedua terbesar dunia sedang mempertahankan keberlangsungan pertumbuhan ekonominya.

Kontrak naik sebanyak 0.6% di new York, index PMI berada dilevel 51.4 berdasarkan laporan kemarin dari National Bureau of Statistics and China Federation of Logistics and Purchasing yang melebih i24 dari 26 proyeksi survey Bloomberg, sementara sebuah acuan terpisah yang dirilis hari ini juga legih tinggi dari perkiraan, selain itu pihak OPEC akan mempertahankan kuota produksi minyak yang tidak mengalami perubahan pada level 30 Juta barel seharinya pada sebuah pertemuan pekan ini di Vienna, berdasarkan survey lainnya.

WTI untuk pengiriman Januari naik sebanyak 29 sen ke level harga $93.31 per barel dalam perdagangan elektronik pada New York Mercantile Exchange dan berada dilevel $93.21 pada jam 11:48 pagi waktu Singapura, kontrak tersebut gain 42 sen ke level harga $92.72 pada tanggal 29 November dengan sekuruh kontrak yang diperdagangkan berada sekitar 3% dibawah rata-rata 100 hari, sedangkan harga turun 3.8% dibulan November, yang merupakan penurunan bulanan ketiga.

Sementara Brent oil untuk settlement bulan Januari naik sebanyak 0.6% sejumlah 69 sen ke level harga $110.38 per barel pada London-based ICE Futures Europe exchange, selain itu minyak mentah acuan Eropa berada dilevel premium sebesar $16.82 bagi WTI, dengan spread yang ditutup pada level harga $16.97 ditanggal 29 November yang lalu, menyempit untuk hari kedua.

Updated at : Senin, Desember 02, 2013

Dollar Hentikan Kenaikan, Sinyal Peningkatan Manufaktur Global

dollar
PT EquityWorld Futures: Bloomberg (02/12) – Index dollar Bloomberg U.S. melemah setelah sebuah peningkatan bulan November yang terbesar selama enam bulan terakhir seiring dengan pudarnya demand untuk segi keamanan mata uang A.S sebelum dirilisnya laporan yang kemungkinan dapat memberikan sinyal sebuah peningkatan dalam sektor manufaktur secara global.

Greenback jatuh versus sebagian besar dari 16 mata uang rekanan utama lainnya setelah angka hari ini serta kemarion yang menunjukkan berlanjutnya pertumbuhan manufaktur China pada bulan lalu, euro menguat sebelum sebuah laporan yang kemungkinan dapat mengkonfirmasi periode kelima berturut dari laju pertumbuhan manufaktur dalam kawasan ke-17 negara, sementara mata uang poundsterling Inggris naik sebelum pembacaan hasil output pabrik yang keungkinan dapat mengindikasikan ekspansi untuk bulan kedelapan.

Sementara itu mata uang baht dari Thailand telah menyentuh level terendah selama hampir tiga bulan terakhir yang sedang berada ditengah protes dalam dana kapital di Negara tersebut.

Index Dollar Bloomberg U.S. yang menelusuri pergerakan mata uang tersebut terhadap 10 pesaing utamanya, jatuh 0.1% ke level 1,020.03 pada jam 12:33 siang di Tokyo setelah bulan lalu naik 0.9%, merupakan yang terbanyak sejak bulan Mei.

Sedangkan greenback turun 0.1% ke level harga 102.36 yen dan sedikit berubah dilevel harga $1.3595 per euro, mata uang ke-17 negara tersebut jatuh 0.1% ke level 139.15 yen setelah naik 4.2% dibulan November kemarin, mata uang poundsterling naik 0.3% ke level harga $1.6419 dan sebelumnya mencapai level $1.6443, yang terkuat sejak Agustus 2011.

Updated at : Senin, Desember 02, 2013

Emas Hentikan Dua Hari Peningkatan Terhadap Pengurangan Stimulus AS

emas
PT Equity World Futures: Bloomberg, (02/11) --- Emas menurun untuk pertama kalinya dalam tiga hari, memperpanjang kinerja bulanan terburuk sejak Juni, pada spekulasi bahwa The FED (Federal Reserve) akan mulai mengurangi stimulus moneter memperkuat ekonomi AS.

Bullion untuk pengiriman cepat jatuh sebanyak 0.5 persen ke $ 1,247.48 per ons , dan diperdagangkan pada posisi $1,247.95 pada pukul 08.42 pagi di Singapore. Emas jatuh 5.3 persen pada bulan November penurunan terbesar nya sejak Juni tahun ini. ketika harga menyentuh level terendah 34-bulan diposisi $ 1,180.50.

Emas kehilangan 26 persen tahun ini karena peningkatan ekonomi AS memicu spekulasi the Fed akan mulai scaling kembali pembelian obligasi yang mengendarai tahun ke-12 dari keuntungan pada tahun 2012. Data minggu ini mungkin menunjukkan data kerja AS naik 183.000 pekerja bulan lalu setelah kenaikan 204.000 di bulan Oktober, menempatkan ekonomi terbesar di dunia ini di jalur untuk menunjukkan gain payrolls tahunan terbesar sejak tahun 2005.

Emas untuk pengiriman Februari turun 0,2 persen menjadi $ 1,247.70 per ons di Comex New York dalam volume perdagangan yang 39 persen di bawah rata-rata untuk 100 hari terakhir saat ini hari, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

The Fed akan pare pembelian aset bulanan sampai $ 70 miliar dari $ 85 milyar pada pertemuan 18-19 Maret , menurut survei Bloomberg bulan lalu. Risalah pertemuan terakhir dirilis pada 20 November mengisyaratkan bahwa para pembuat kebijakan diharapkan peningkatan ekonomi untuk menjamin pemangkasan pembelian utang dalam beberapa bulan mendatang. Pertemuan berikutnya bank sentral adalah 17-18 Desember.

Spot perak turun sebanyak 0,7 persen menjadi $ 19,8615 per ons, mematahkan dua hari keuntungan. kinerja terburuk logam mulia tahun ini turun 8,8 persen pada November , juga penurunan terbesar sejak Juni.

Updated at : Senin, Desember 02, 2013

Kekhawatiran The Fed, Emas Ke Level Penurunan Bulanan Tertingginya Sejak Juni

emas
EquityWorld Futures: NEW YORK/LONDON, Reuters  (29/11) – Emas mengalami kenaikan pada hari Jumat ini sejalan dengan penurunan pada dolar, akan tetapi emas mencetak penurunan bulanan tertingginya dalam lima bulan terakhir terkait tanda-tanda bahwa pemulihan ekonomi di AS akan akibatkan pengetatan stimulus bank sentral.

Emas telah mengalami penurunan lebih dari 5% di bulan November dan telah kehilangan sekitar seperempat dari nilainya pada sejauh di tahun ini, yang mana menempatkan emas pada alur untuk melaporkan penurunan tahunan pertamanya dalam 13 tahun terakhir.

Emas telah berada dibawah level $1,300 per ounce pada tiga pekan lalu dan telah mengalami rangebound secara tajam pada beberapa sesi yang lalu akibat sedikitnya transaksi ditengah hari libur nasional Thanksgiving di AS pada hari Kamis lalu.

Emas naik sebesar 0.6% pada level $1,250.96 per ounce pada pukul 1:06 siang EST (18:06 GMT). Penurunan ini sebesar 5.57% dari akhir bulan Oktober lalu, ini merupakan penurunan bulanan tertinggi sejak bulan Juni lalu. Emas telah jatuh ke level 4-1/2 bulan terendahnya pada level $1,227.34 di hari Senin lalu.

Emas berjangka AS naik sebesar 1.0% pada level $1,250.40 per ounce. Kontrak berjangka tersebut turun 5.59% di bulan November ini, yang merupakan kinerja bulanan terburuknya sejak bulan Juni lalu.

Dolar turun sebesar 0.09% terhadap mata uang lainnya pasca memangkas penurunan, yang mengakibatan mendorong pasar, sementara itu imbal hasil obligasi Treasury AS stabil diatas 2.75 dan saham-saham dunia mengalami kenaikan.

Para broker memperkirakan level resistance mendatang berada pada level $1,255 dan $1,290, sementara support berada pada level $1,220.

China melakukan pembelian emas, yang merupakan Negara pembeli emas terbesar di dunia, yang mengakibatkan kenaikan pada pekan ini.

Pada hari Kamis lalu, volume transaksi sebesar 99.99% emas murni di Shanghai Gold Exchange menyentuh level tertingginya dalam tujuh pekan terakhir. Volume pada pekan ini saat penutupan di hari Jumat berada pada level tertingginya sejak pekan lalu di bulan September.

ANZ memangkas perkiraan harga logam mulia di tahun 2014 mendatang dan diperkirakan emas rata-rata berada pada level $1,269 per ounce, dibanding dengan level sebelumnya sebesar $1,436, mengingat permintaan mengalami penurunan dari yang diperkirakan sebelumnya dan adanya sentiment negatif terhadap pasar.

Perak naik sebesar 1.37% ke level $19.96 per ounce. Logam mencetak penurunan bulanan sebesar 8.7%, yang merupakan penurunan tertinggi sejak bulan Juni lalu.

Platinum gain sebesar 0.5% ke level $1,361.99 per ounce dan palladium kembali turun sebesar 0.08% ke level $715.60 per ounce.

Updated at : Senin, Desember 02, 2013

Saham A.S Jatuh, Menghapus Gain Sebelumnya dipicu oleh Reli Sektor Retail

saham amerika
Equity World Futures: Bloomberg (30/11) - Saham AS jatuh seiring para investor menjual saham di setengah jam terakhir sesi perdagangan yang dipersingkat, menghapus keuntungan sebelumnya didorong oleh rally di pengecer online tengah penjualan Black Friday.

Indeks S & P 500 turun 0,1 persen menjadi 1,805.81, membalikkan gain sebelumnya sebanyak 0,4 persen. Indeks itu naik 0,1 persen untuk minggu ini, memperpanjang kenaikan secara beruntun untuk delapan minggu terakhir, terpanjang sejak 2004. Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 10,92 poin, atau 0,1 persen, ke level 16,086.41 pada hari ini. Perdagangan di indeks S & P 500 saham adalah sebesar 8,9 persen di bawah rata-rata 30-hari. Pasar AS ditutup kemarin untuk libur Thanksgiving dan perdagangan berakhir pukul 1 siang pada hari ini.

Indeks S & P 500 naik 2,8 persen pada bulan tersebut. Indeks acuan telah naik 27 persen pada 2013, siap untuk kenaikan tahunan terbaik sejak tahun 1998, dan Indeks Dow telah naik 23 persen setelah Federal Reserve menahan diri dari pemangkasan putaran ketiga stimulus ekonomi.

Updated at : Senin, Desember 02, 2013

Saham Hong Kong Perpanjang 2 ½ Tahun Tertinggi pada Manufaktur China

saham hongkong
PT EquityWorld Futures: Bloomberg (02/12) – Saham Hong Kong naik, dengan index acuan kota tersebut yang memperpanjang 2 ½ tahun tertingginya, setelah acuan dari pertumbuhan manufaktur China yang telah mengalahkan estimasi.

Anhui Conch Cement Co. mengalami gain diantara produsen dari bahan bangunan setelah ekspansi pada aktifitas pabrik, Citic Securities Co. melonjak 5.9% pada spekulasi rencana pemerintahan guna mengakhiri sebuah larangan pada sebuah initial public offerings yang akan menguntungkan para broker, Ping An Insurance (Group) Co. telah memimpin index Hang Seng lebih tinggi setelah pihak dari UBS AG yang mengatakan bahwa perusahaan asuransi akan mendapatkan keuntungan dari nilai return yang lebih tinggi pada saham preferen.

Index Hang Seng naik 0.2% ke level 23,930.59 pada jam 11:24 pagi di Hong Kong setelah penutupan level tertingginya pada pekan lalu sejak April 2011, index Hang Seng China Enterprises yang juga dikenal sebagai index H-share telah bertambah 0.5% ke level 11,501.11, sementara index ChiNext dari saham China berskala kecil yang bergerak menuju rekor penurunan pada kecemasan reformasi IPO yang akan mengalihkan dana dari ekuitas existing.

Updated at : Senin, Desember 02, 2013