Selasa, Juni 10, 2014

Angin Pesimis Berhembus di Bursa Saham

Sumber berita: www.plasadana.com

IHSG
EquityWorld Futures: Pekan kedua Juni 2014 menjadi momen yang kurang mengenakkan bagi pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kemungkinan terus menurun karena investor yang gamang setelah tak ada sentimen positif.

Penurunan IHSG terjadi pada penutupan perdagangan Senin (9/6). IHSG anjlok 1,06 persen ke level 4.885,08. Volume saham yang diperdagangkan turun dari 4,919 menjadi 4,917 lembar.

Sedangkan nilai transaksinya merosot dari Rp 6,169 triliun menjadi Rp 6,154 triliun. Saham Astra Internasional, Indocement Tunggal Prakasa, dan PGN menjadi penggerak indeks. Investor asing mencatatkan nilai nett sell sebesar Rp258 miliar.

IHSG  bergerak berlawanan dengan rata-rata indeks di bursa saham regional. Aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia pun cukup mengherankan, lantaran ada beberapa isu positif dari luar negeri seperti kenaikan data tenaga kerja non-pertanian Amerika Serikat dan surplus neraca perdagangan Cina. Kinerja positif dua negara ini menjadi sinyal pemulihan pertumbuhan ekonomi dunia. Di dalam negeri, isu politik, defisit neraca perdagangan, dan kecenderungan inflasi yang meningkat membuat investor pesimistis.

Di pasar uang, nilai tukar rupiah meningkat 0,5 persen ke level 11.778,80 per dollar. Rupiah turut dalam tren mayoritas mata uang regional yang menguat terhadap dolar. Data tenaga kerja yang positif diyakini sebagian investor akan menahan bank sentral Amerika untuk menaikkan suku bunga. Akibatnya, investor leluasa melepas dollar dan mulai berspekulasi dengan membeli mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Pada perdagangan hari ini, Selasa 10 Juni 2014, rupiah diperkirakan bergerak di kisaran 11.600-11.800. Sedangkan IHSG berada di interval 4.825-4.925.

Updated at : Selasa, Juni 10, 2014

0 komentar:

Posting Komentar