equity world futures

Alamat Kantor Kami:

Cyber 2 Tower Lt.19, Jl.HR.Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950 Phone : +6221 29021661 (Hunting)

Alamat Kantor Kami:

Cyber 2 Tower Lt.19, Jl.HR.Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950 Phone : +6221 29021661 (Hunting)

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau ganguan sejenisnya karena trading platform kami telah terproteksi dengan baik.

Gold:

GOLD adalah salah satu Product yang ditransaksikan di PT. EQUITY WORLD FUTURES.

Real Time Quotes

Dengan real time quotes yang mengudara selama 24 jam akan memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk bisa selalu memantau harga yang sedang berjalan.

Jumat, Agustus 29, 2014

BI prediksi Rupiah mulai menguat pada tahun depan

 Sumber berita: www.merdeka.com

Bank IndonesiaPT Equity World Futures Jakarta: Bank Indonesia (BI) memprediksi nilai tukar Rupiah perlahan membaik pada tahun depan. Pasalnya, kondisi defisit transaksi berjalan mulai mengecil seiring meningkatnya harga komoditas dunia.

"2015 kita harapkan ekonomi dunia jauh lebih baik. Kita harapkan harga-harga komoditas yang terus masih menurun ada perbaikan," kata Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, di Kantornya, Jakarta, Jumat (29/8).

Satu hal yang diwaspadai bank sentral ialah pengurangan stimulus oleh bank sentral Amerika Serikat atau The Fed. Kondisi ini dikhawatirkan BI berdampak pada perekonomian Tanah Air.

"Yang kami lihat secara dunia dan secara domestik kita mesti terus waspadai. Namun normalisasi kebijakan The Fed harus kita hadapi," kata dia.

Guna menangkal hal ini, BI tengah meningkatkan koordinasi dengan otoritas fiskal maupun pemerintah. Di sektor riil, Agus menekankan pada harus adanya upaya perbaikan hilirisasi, infrastruktur, ketahanan pangan, manajemen energi perizinan dan kebijakan anti korupsi.

"Indonesia sekarang harus terus meneruskan reformasi struktural dan ada upaya konkret yang diyakini dunia konsisten," jelas dia.

Updated at : Jumat, Agustus 29, 2014

Saham Teknologi Topang Bursa Saham China Ditutup Menguat 1%

saham cina
Equity World Futures: Bursa Saham China menguat, memangkas penurunan mingguan tertajam dalam 2 bulan terakhir pada indeks tersebut, kenaikan tersebut akibat menguatnya saham teknologi dan saham yang berhubungan dengan pertahanan.

Universal Scientific Industrial (Shanghai) Co. dan Luxshare Precision Industry Co. melonjak 3.8%. Avic Electromechanical Systems Co. turun ke level tertingginya dalam hampir 3 tahun terakhir. Aluminum Corp. of China Ltd., turun setelah meingkatnya kerugian pada semester pertama.

Indeks Shanghai Composite menguat 1% ke level 2,217.20 pada sesi penutupan perdagangan saham di China. Pekan ini indeks acuan tersebut mengalami penurunan sebesar 1.1%, penurunan tajam sejak sepekan hingga tanggal 20 Juni lalu, memangkas gain selama 6 pekan, ditengah spekulasi penjualan saham baru akan mengurangi permintaan ekuitas yang ada. Kemarin suku bunga bagi pinjaman menginap (overnight loan) pada Shanghai Stock Exchange melonjak ke level tertingginya sejak 2007 lalu seiring IPO (initial public offering) memicu permintaan akan uang tunai. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Updated at : Jumat, Agustus 29, 2014

Investor Lepas saham, IHSG Anjlok 47 Poin

 Sumber berita: www.detik.com

Indeks harga Saham GabunganPT EquityWorld Futures: Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 47 poin gara-gara aksi jual saham yang marak di akhir perdagangan. Aksi jual banyak dilakukan investor domestik.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 11.685 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.690 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 9,216 poin (0,18%) ke level 5.175,263. Ancaman krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi memberi sentimen negatif ke lantai bursa.

Melemahnya bursa global dan regional memberi sentimen negatif, ditambah juga sentimen geopolitik konflik Ukraina-Rusia. Aksi jual pun langsung terjadi sejak pembukaan perdagangan.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berkurang 7,860 poin (0,15%) ke level 5.176,619 akibat aksi lepas saham. Investor memilih keluar sejenak dari lantai bursa sampai situasi kembali kondusif.

Indeks sempat positif di awal perdagangan Sesi II sampai ke posisi tertingginya di 5.192,829. Banyak saham unggulan dan lapis dua yang melemah terkena aksi jual.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (29/8/2014), IHSG anjlok 47,616 poin (0,92%) ke level 5.136,863. Sementara Indeks LQ45 Jatuh 13,993 poin (1,58%) ke level 869,196.

Aksi jual semakin ramai menjelang penutupan perdagangan. Saham-saham unggulan dan lapis dua jadi sasaran aksi jual.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 171.908 kali dengan volume 6,117 miliar lembar saham senilai Rp 5,43 triliun. Sebanyak 137 saham naik, 169 turun, dan 85 saham stagnan.

Bursa Asia menutup perdagangan akhir pekan dengan mixed. Krisis geopolitik antara Rusia dan Ukraina memberi sentimen negatif.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 35,27 poin (0,23%) ke level 15.424,59.
  • Indeks Hang Seng naik tipis 1,06 poin (0,00%) ke level 24.742,06.
  • Indeks Komposit Shanghai menguat 21,38 poin (0,97%) ke level 2.217,20.
  • Indeks Straits Times menipis 2,50 poin (0,08%) ke level 3.327,72.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Multi Bintang (MLBI) naik Rp 25.500 ke Rp 1,03 juta, Rida Vivatex (RDTX) naik Rp 950 ke Rp 6.000, First Media (KBLV) naik Rp 545 ke Rp 2.730, dan Maskapai Reasuransi (MREI) naik Rp 525 ke Rp 6.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.075 ke Rp 31.025, BCA (BBCA) turun Rp 650 ke Rp 11.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 54.000, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 500 ke Rp 25.500.

Updated at : Jumat, Agustus 29, 2014

Kamis, Agustus 28, 2014

Gejolak Ukraina Angkat Emas Ke Level Tertinggi Sepekan; Dolar Melemah

emas antam
Emas naik untuk hari ketiga di London, setelah mencapai level tertingginya dalam sepekan terakhir, karena gejolak di Ukraina mendorong permintaan safe haven serta pelemahan dolar. Sementara perak catat kenaikan.

Bullion jatuh ke level $ 1,273.14 per ons pada 21 Agustus, merupakan level terendah sejak 18 Juni lalu, pasca risalah pertemuan terakhir Federal Reserve yang mengisyaratkan bahwa para otoritas akan menaikkan timgkat suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan. Sementara dolar naik ke hampir level tujuh bulan terhadap 10 mata uang utama pada 26 Agustus lalu.

Emas untuk pengiriman segera naik 0,5% ke level $ 1,289.57 oleh 09:52 pagi di London, menurut harga Bloomberg. Ini mencapai level $ 1,293.50, merupakan yang tertinggi sejak Agustus 20.
Emas untuk pengiriman Desember naik 0,5% ke level $ 1,290.20 di New York Comex.(yds)
Sumber: Bloomberg

Updated at : Kamis, Agustus 28, 2014