equity world futures

Alamat Kantor Kami:

Cyber 2 Tower Lt.19, Jl.HR.Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950 Phone : +6221 29021661 (Hunting)

Alamat Kantor Kami:

Cyber 2 Tower Lt.19, Jl.HR.Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950 Phone : +6221 29021661 (Hunting)

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau ganguan sejenisnya karena trading platform kami telah terproteksi dengan baik.

Gold:

GOLD adalah salah satu Product yang ditransaksikan di PT. EQUITY WORLD FUTURES.

Real Time Quotes

Dengan real time quotes yang mengudara selama 24 jam akan memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk bisa selalu memantau harga yang sedang berjalan.

Selasa, Juli 01, 2014

Awal Bulan, Buyback Emas Antam Naik Rp5.000

 Sumber berita: www.tribunnews.com

emasPT Equity World Futures: Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) di awal bulan Juli naik Rp1.000 jadi Rp551 ribu per gram. 

Tercatat pada hari sebelumnya (30/6/2014), emas Antam di level Rp550 ribu setelah merosot Rp2 ribu dari posisi Rp552 ribu per gram.

Sementara pembelian kembali (buyback) emas oleh pihak Antam hari ini, meroket Rp5 ribu jadi Rp495 ribu dari hari sebelumnya Rp490 ribu per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dengan mengutip situs logammulia.com:
1 gram : Rp551 ribu per gram
3 gram : Rp1.575.000 per gram
5 gram : Rp2.610.000 per gram
25 gram : Rp12.850.000 per gram
50 gram : Rp25.650.000 per gram
100 gram : Rp51.250.000 per gram
500 gram : Rp255.800.000 per gram

Updated at : Selasa, Juli 01, 2014

Bursa Saham Jepang Ditutup Menguat Tajam Dalam 5 Bln Terakhir

saham jepang
PT EquityWord Futures: Bursa Saham Jepang menguat, Indeks Topix ditutup pada level tertingginya sejak Januari lalu, akibat para investor mengkaji hasil survei Tankan mengenai sentiment bisnis.

Square Enix Holdings Co. melonjak 6.5%. Toyota Motor Corp. dan Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. masing-masing naik setidaknya 1.3%, kontributor penguatan tertinggi pada Indeks Topix. Pacific Metals Co. melonjak tajam pada Indeks Nikkei 225 Stock Average.

Indeks Topix menguat 1.1% ke level 1,276.08 di Tokyo, level penutupan tertinggi sejak 23 Januari lalu. Acuan saham tersebut Juni lalu mengalami kenaikan sebesar 5.1%, kenaikan tajam dalam 7 bulan terakhir dan kuartal ini catat kenaikan 5%. Hari ini Indeks Nikkei 225 menguat 1.1% ke level 15,326.20. Pada tahun fiskal ini perusahaan-perusahaan pada semua industri di Jepang berencana mendorong investasi sebesar 7.4%.

Indeks Topix mengalami kenaikan sebesar 11% dari level terendahnya 21 Mei lalu, memangkas penurunan sepanjang tahun 2014 ini sebesar 2%, akan tetapi Bursa Saham Jepang masih berada pada penurunan tertajamnya jika dibandingkan dengan 24 bursa saham di negara maju menurut Bloomberg. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Updated at : Selasa, Juli 01, 2014

BI Bantah Biarkan Rupiah Melemah

 Sumber berita: www.tempo.co

Bank IndonesiaEquity World Futures; Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara mengatakan BI tidak membiarkan pelemahan rupiah terus terjadi. Menurut dia, Bank Indonesia tetap berada di pasar dan mengikuti perkembangan pergerakan rupiah setiap waktu.

"Yang jelas, intervensi akan dilakukan kalau dibutuhkan. Kita standby terus. Kalau dibutuhkan masuk pasar, kita pasti akan masuk," kata Tirta ketika dihubungi, Senin, 30 Juni 2014. Ia mengatakan BI memiliki perhitungannya sendiri mengenai waktu yang tepat untuk mengamankan rupiah. (Baca juga: Dolar AS Melemah, Rupiah Kembali ke Level 11.883)

Tirta mengatakan pelemahan rupiah hanya satu dari sekian faktor untuk mendorong ekspor. Selain itu, terdapat bauran kebijakan lainnya yang berpengaruh pada peningkatan ekspor itu. Dengan demikian, upaya menaikkan ekspor dengan membiarkan nilai rupiah terus melemah bukanlah sebuah kesengajaan.

Ia mengatakan BI tidak akan menyebutkan batasan ataupun waktu kapan melakukan intervensi di pasar uang. "Kemarin-kemarin sih ada intervensi, tapi enggak bisa bilang jumlahnya," ujar Tirta.

Menurut dia, jika intervensinya diketahui pada batas-batas tertentu, BI khawatir akan terjadi aksi profit taking oleh pelaku pasar. Tirta juga menuturkan bank sentra tersebut tidak menetapkan range harga rupiah karena rupiah yang ditetapkan BI bersifat dinamis dan diperhitungkan sesuai dengan fundamental. (Lihat juga: Rupiah Tembus 12 Ribu per Dolar AS, Apa Sebabnya?)

Sebelumnya, beberapa ekonom menuding BI sengaja membiarkan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat untuk mendorong kinerja ekspor yang selama beberapa bulan terakhir menurun. »Bank Indonesia berkepentingan dalam memperbaiki neraca perdagangan agar surplus,” kata ekonom dari Universitas Gadjah mada, Tony Prasetiantono. (Berita lain: Ekonom: Tidak Semua Industri Wajib Pakai Rupiah)

Selama sepekan lalu, nilai tukar rupiah melemah hingga mencapai 12.100 per dolar AS. Dalam satu pekan, nilai tukar rupiah berada di atas target BI, yakni 11.600-11.800 per dolar Amerika Serikat. Pada Rabu pekan lalu, rupiah berada di posisi 12.100 per dolar AS. Namun angka itu sedikit menurun pada Kamis pagi di level 12.090 dan ditutup pada angka 12.088 per dolar AS. Kemudian, Jumat sore lalu, rupiah berada di level 11.980 per dolar AS.

Updated at : Selasa, Juli 01, 2014

Ekspor Mei 2014 Tembus 14,83 Miliar Dolar

Sumber berita: www.antaranews.com

ekspor
EquityWorld Futures: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai ekspor periode Mei 2014 mencapai 14,83 miliar dolar AS, naik 3,37 persen dibanding ekspor periode April 2014 (Month on Month/MoM) sebesar 14,29 miliar dolar AS.

Kepala BPS Suryamin, saat koferensi pers di Jakarta, Senin, menyebutkan total ekspor periode Mei 2014 terdiri atas ekspor nonmigas sebesar 12,45 miliar dolar AS, dan ekspor migas sebesar 2,38 miliar dolar AS.

Menurut Suyamin, secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Mei 2014 mencapai 73,42 miliar dolar AS, turun 3,79 persen dibanding periode sama tahun 2013, demikian juga ekspor nonmigas mencapai 60,52 miliar dolar AS atau turun 3,61 persen.

Peningkatan ekspor terbesar nonmigas Mei 2014 terhadap April 2014 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 17,1 juta dolar AS (72.97 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada kendaraan dan bagiannya sebesar 64,9 juta dolar AS (15,78 persen).

Ekspor nonmigas ke Tiongkok pada Mei 2014 mencapai angka terbesar yaitu 1,44 miliar dolar AS, disusul Amerika Serikat 1,29 miliar dolar AS, dan Jepang 1,16 miliar dolar AS.

Kontribusi ketiga negara tersebut mencapai 31,28 persen, sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) mencapai 1,41 miliar dolar AS.

Menurut sektor, ekspor hasil industri periode Januari-Mei 2014 naik 2,95 persen dibanding periode sama tahun 2013, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 1,98 persen, sedangkan ekspor hasil tambang dan lainnya turun 27,75 persen.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar periode Januari-Maret 2014 berasal dari Kalimantan Timur dengan nilai 6,86 miliar dolar AS (15,49 persen), disusul Riau sebesar 6,78 miliar (15,31 persen) dan Jawa Barat sebesar 6,58 miliar (14,85 persen).

Updated at : Selasa, Juli 01, 2014