Harga emas masih bertahan di bawah $1485 per troy ons.
Bagusnya data tenaga kerja AS yang dirilis hari Jumat lalu cukup menghambat
kenaikan harga emas. Harga emas masih cenderung tertekan di bawah resisten
terdekat 1471 dengan potensi target ke area MA 200 grafik 1 jam di sekitar
1445. Sementara penembusan area 1471, berpeluang bergerak menguat ke arah
resisten berikutnya di 1485.
Kepemilikan Emas pada SPDR Gold Trust, yang merupakan
perusahaan ETF emas terbesar di dunia, turun 0.31% pada hari senin. Kepemilikan
SPDR Gold Trust pada hari Jumat sebesar 34,260,271.7 OZ menurun sebesar
106,371.0 atau 0.315 menjadi 34,153,900.7 OZ pada hari senin. Sementara ETF
Security Gold dan ZKB Phyical Gold yang merupakan ETF berbasih emas terbesar
kedua dan ketiga tidak mengalami perubahan kepemilikan. ETF Security Gold
pada hari jumat memiliki kepemilikan emas sebanyak 9,500,777.1 OZ dan tetap
pada hari senin, sementara ZKB Phyical Gold memeiliki kepemilikan sebesar
6,931,958.2.
Di India, impor emas mungkin jatuh setelah bank sentral
membatasi pembelian oleh bank diluar negeri. Cina dan India merupakan konsumen
terbesar.dalam kepemilikan bullion yang diperdagangkan di bursa produk berjangka
untuk 25 hari berturut-turut.
Pelonggaran moneter bank sentral yang menjadi tren
belakangan ini masih bisa menahan penurunan harga emas. Hari ini hasil rapat
bank sentral Australia (RBA) kemungkinan bisa menjadi market mover. Penurunan
suku bunga dari RBA sedikit banyak bisa menahan penurunan harga emas. Selain
itu, data pesanan pabrik Jerman juga bisa menjadi market mover dimana penurunan data ini bisa
membuka pandangan bank sentral Eropa akan menurunkan suku bunga lagi. Klaim
Pengangguran AS yang akan dirilis secara mingguan pada hari Kamis (9/5) juga
memberikan gambaran kenaikan dari minggu lalu. Hal ini juga akan menahan laju
kenaikan saham-saham, serta menguatkan emas.
Saat ini harga Emas dipasarkan dikisaran $1462 per troy
ounce.
(Mario Prabowo)






0 komentar:
Posting Komentar